Home > Ragam Berita > Internasional > Berita Internasional : Suriah Lapor PBB karena Serangan Udara Prancis Tewaskan 120 Warga

Berita Internasional : Suriah Lapor PBB karena Serangan Udara Prancis Tewaskan 120 Warga

Damaskus – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diminta segera bertindak lantaran serangan udara Prancis. Hal tersebut diminta pemerintah Suriah. Sebab, pesawat tempur Prancis mengakibatkan 120 warga sipil tewas dalam serangan udara pada Selasa (19/7/2016).

Berita Internasional : Suriah Lapor PBB karena Serangan Udara Prancis Tewaskan 120 Warga

Damaskus ingin agar PBB menyelidiki kekejaman yang dilakukan Prancis, salah satu anggota dari koalisi internasional pimpinan AS, setelah pesawat Negeri Mode itu menargetkan Desa Toukhan Al-Kubra yang berlokasi di dekat perabatasan Turki-Suriah.

”Agresi yang tidak dapat dibenarkan dari Prancis telah menelan lebih dari 120 nyawa warga sipil, sebagian besar dari mereka adalah perempuan, anak-anak dan orang tua, ditambah lagi puluhan korban luka-luka yang sebagian besar juga perempuan dan anak-anak,” demikian surat dari Kemlu Suriah sebagaimana diberitakan Russia Today pada Kamis, (21/7/2016).

”Seperti yang disebutkan dalam laporan bahwa nasib puluhan warga sipil lain yang masih berada di bawah reruntuhan masih belom diketahui,” tambah pernyataan tersebut.

Insiden tewasnya ratusan warga sipil ini hanya berselang sehari setelah serangan udara AS dilaporkan menewaskan 56 warga sipil Suriah di Manbij.

Surat itu juga menyatakan kecaman Pemerintah Suriah akan bantuan-bantuan yang diberikan AS, Prancis, Inggris, Arab Saudi, dan Qatar kepada organisasi seperti Front al Nusra dan Jaish al Islam meski kedua kelompok ini memiliki hubungan yang jelas dengan ISIS. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Video Orang Tua Berkelahi di Taman Bermain, Anak-Anak Histeris Ketakutan

Video Orang Tua Berkelahi di Taman Bermain, Anak-Anak Histeris Ketakutan

Shenzhen – Orang tua yang seharusnya memberikan contoh kepada anak-anaknya bagaimana mengendalikan diri justru terlibat ...