Home > Ragam Berita > Internasional > Pemerintah Turki Imbau Larangan Pemakaman Pendukung Kudeta Secara Islam

Pemerintah Turki Imbau Larangan Pemakaman Pendukung Kudeta Secara Islam

Ankara – Beberapa waktu lalu, Turki sedang dilanda Kudeta. Akibatnya banyak korban jiwa. Nah, setelah kudeta, lembaga agama Turki mengeluarkan imbauan kepada para para imam. Mereka dilarang menyalati para personel militer pro-kudeta yang tewas dalam.

Pemerintah Turki Imbau Larangan Pemakaman Pendukung Kudeta Secara Islam

Sebagaimana diberitakan Russia Today pada Kamis (21/7/2016), Departemen Agama Turki mengatakan pada Selasa, 19 Juli 2016, para imam tidak lagi diperbolehkan untuk memimpin salat untuk para tentara pro-kudeta yang menargetkan negara. Namun, disebutkan bahwa larangan itu tidak berlaku bagi mereka yang tidak tahu menahu telah ikut atau mereka yang dipaksa ikut dalam kudeta.

Diyanet atau Departemen Agama Turki diperkirakan mempekerjakan 100 ribu pegawai, termasuk diantaranya 75 ribu orang imam. Sebelumnya, pada Selasa pagi Diyanet telah memecat 492 stafnya karena dicurigai memiliki kaitan dengan kelompok pro-kudeta.

Menyusul upaya kudeta yang gagal pekan lalu, Pemerintah Turki telah melakukan pembersihan besar-besaran terhadap mereka yang dicurigai atau ikut serta dalam usaha penggulingan kekuasaan dan pada mereka yang memiliki hubungan dengan Fethullah Gulen, ulama oposisi yang dicurigai mendalangi kudeta.

Sekira 50 ribu tentara, polisi, hakim, pegawai negeri, dan guru telah dipecat atau ditahan terkait kudeta yang menewaskan sedikitnya 232 orang dan melukai ribuan lainnya itu. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Disebut Negara Teroris, Ini Reaksi Perdana Menteri Israel

Disebut Negara Teroris, Ini Reaksi Perdana Menteri Israel

Tel Aviv – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberikan pernyataan keras terhadap Israel dan pengakuan ...