Home > Ragam Berita > Nasional > Inilah Kebijakan Pemprov DKI Terhadap Pemulung Bantar Gebang

Inilah Kebijakan Pemprov DKI Terhadap Pemulung Bantar Gebang

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mengusahakan kesehatan bagi masyarakat Jakarta. Pemprov DKI Jakarta akan memastikan para pemulung mendapat jaminan kesehatan saat bekerja. Pemprov DKI Jakarta berencana memberikan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Ketenagakerjaan kepada seluruh pemulung yang beraktivitas di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Inilah Kebijakan Pemprov DKI Terhadap Pemulung Bantar Gebang

Dalam tahap awal Ali Maulana Hakim selaku Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta mengatakan akan mencoba melakukan pendataan terlebih dahulu jumlah pasti pemulung di lokasi itu. Keberadaan pemulung di sana, dikatakan bermanfaat untuk melakukan pengolahan sampah yang masih layak. Hal itu dilakukan lantaran pemulung sendiri memang bekerja di lokasi yang sangat rawan terserang penyakit. Sehingga, dengan adanya BPJS, saat sakit mereka bisa langsung berobat ke Rumah Sakit.

“Kita akan coba akomodir, tetapi akan kita lihat apakah memungkinkan, atau tidak. Namun, tahap awal harus didata jumlahnya dulu,” kata dia di TPST Bantar Gebang, Jalan Pangkalan V, Kecamatan Bantar Gebang, Bekasi, Minggu (24/7/2016).

“Jadi, masalah kesehatan kita antisipasi dengan memberikan BPJS, dari pendataan infonya 6.000 orang, namun akan diverifikasi dulu untuk memastikan,” tambahnya.

“Seluruh PHL Kebersihan yang berjumlah 381 orang, akan kita cek, apakah sebelumnya sudah punya BPJS. Kalau belum, langsung dibuatkan,” tuturnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Djarot Tegaskan SLF Simpang Susun Telah Rampung

Djarot Tegaskan SLF Simpang Susun Telah Rampung

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, sertifikat laik fungsi (SLF) Simpang Susun ...