Home > Ragam Berita > Nasional > 8 Menteri Yang Dicopot Jokowi dan ‘Dosa-Dosanya’

8 Menteri Yang Dicopot Jokowi dan ‘Dosa-Dosanya’

Jakarta – Pada Rabu (27/7/2016) Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya benar-benar mengumumkan perombakan atau reshuffle Kabinet dengan mencopot 8 orang menteri dari posisinya dan beberapa menteri hanya digeser saja posisinya untuk mengepalai kementerian lainnya.

8 Menteri Yang Dicopot Jokowi dan ‘Dosa-Dosanya’

Ada beberapa nama yang oleh pengamat bakal lolos dari reshuffle, seperti Anies Baswedan dan Ignasius Jonan, justru mereka berdua ikut dalan gerbong para menteri yang tergusur dari Kabinet Kerja Jokowi-JK.

Berikut 8 nama menteri yang dicopot oleh Jokowi dan daftar ‘dosa-dosa’ mereka menurut beberapa pengamat:

8 Menteri Yang Dicopot Jokowi dan ‘Dosa-Dosanya’
1. Rizal Ramli
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli, digantikan oleh Luhut Binsar Pandjaitan yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan.

Mungkin Rizal Ramli adalah menteri yang paling sering membuat gaduh di Kabinet Kerja. Baru saja ia menjabat, Rizal sudah berseteru dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno terkait pembelian 350 pesawat Airbus untuk Garuda Indonesia.

Rizal Ramli juga berbeda pendapat dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said soal perpanjangan kontrak Freeport, proyek listrik 35.000 megawatt, hingga pembangunan blok Masela.

Terakhir Rizal Ramli bersitegang dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama (Ahok) soal penghentian reklamasi Pulau G di Pantai Utara, Jakarta.

8 Menteri Yang Dicopot Jokowi dan ‘Dosa-Dosanya’
2. Sudirman Said
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said, dicopot dan digantiikan oleh Archandra Tahar, salah satu pengusul off shore blok Masela.

Sudirman Said pernah menjadi perhatian publik setelah ia melaporkan Ketua DPR Setya Novanto ke Mahkamah Kehormatan Dewan karena dugaan pencatutan nama Presiden Jokowi, atau yang waktu itu terkenal dengan kasus “papa minta saham”.

Namun kini Setya Novanto justru menjadi Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Aburizal Bakrie dan telah menyatakan dukungannya kepada Jokowi untuk maju kembali menjadi Presiden pada Pilpres 2019 mendatang.

8 Menteri Yang Dicopot Jokowi dan ‘Dosa-Dosanya’
3. Marwan Djafar
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Djafar, diganti oleh Eko Putro Sanjoyo.

Marwan Djafar pernah didemo di Istana terkait penyaluran dana desa yang menurut kebijakan pemerintah besarnya Rp 1 milyar setiap desa di seluruh Indonesia. Pendemo sempat diterima oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

8 Menteri Yang Dicopot Jokowi dan ‘Dosa-Dosanya’
4. Yuddy Chrisnandi
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi, dicopot dan digantikan oleh politisi Partai Amanat Nasional Asman Abnur.

Pada saat masih menjabat, Yuddy Chrisnandi, pernah membuat kebijakan terkait rasionalisasi Pegawai Negeri Sipil yang mendapat tentangan dari masyarakat.

Yuddy juga pernah mengeluarkan larangan agar semua PNS tidak menggunakan mobil dinasnya untuk mudik namun ia sendiri mudik ke kampung halamannya di Bandung, Jawa Barat, dengan menggunakan mobil dinas.

8 Menteri Yang Dicopot Jokowi dan ‘Dosa-Dosanya’
5. Saleh Husin
Menteri Perindustrian Saleh Husin dicopot dari posisinya sebagai Menteri Perindustrian. Posisi politisi Partai Hanura ini digantikan oleh politisi dari Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Masuknya politisi Partai Golkar ke pemerintahan setelah partai berlambang pohon beringin ini menyatakan dukungannya kepada Pemerintahan Jokowi-JK pada Musyawarah Nasional Luar Biasa, Mei 2016 lalu.

Sedangankan wakil dari Partai Hanura kini diisi oleh Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan yang kini digeser menjadi Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya, menggantikan Rizal Ramli.

8 Menteri Yang Dicopot Jokowi dan ‘Dosa-Dosanya’
6. Ignasius Jonan
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan digantikan oleh Budi Karya Sumadi yang awalnya menjabat sebagai Direktur Utama Angkasa Pura II.

Jonan dicopot diduga karena menolak proyek kereta cepat dan tak hadir saat Presiden Jokowi meluncurkan program ini.

Jonan juga dianggap sebagai orang yang paling bertanggungjawab terhadap kacaunya perjalanan mudik Lebaran tahun ini, terutama terkait kemacetan yang terjadi di Pintu Keluar Tol Brebes Timur sehingga mengakibatkan 12 korban meninggal.

8 Menteri Yang Dicopot Jokowi dan ‘Dosa-Dosanya’
7. Anies Baswedan
Menteri Pendidikan Nasional Anies Baswedan dicopot dan digantikan oleh mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Mujahir.

Meskipun nama Anies Baswedan tak pernah terlibat dalam kegaduhan di dalam Kabinet namun Anies Baswedan dinilai ‘lambat’ dalam melakukan gebrakan.

“Pak Anies juga bekerja dengan baik, tapi tentunya ada ekspektasi yang diinginkan Presiden dan Wapres ke depan ini yang mungkin berbeda,” ungkap Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2016).

8 Menteri Yang Dicopot Jokowi dan ‘Dosa-Dosanya’
8. Ferry Mursyidan Baldan
Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, digantikan oleh Sofyan Djalil yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bappenas.

Ferry Mursyidan Baldan dinilai terlalu lambat dalam penyelesaian masalah pembebasan tanah sehingga banyak proyek jalan yang tidak bisa berjalan cepat pembangunannya.

“Saya selalu memantau pembangunan-pembangunan infrastruktur di daerah karena ini sangat penting. Jika saya monitor penggarapan jalan terasa lambat, saya langsung tanya mengapa lambat. Dijawab ada masalah pembebasan tanah, saya langsung telepon Menteri Agraria agar segera menyelesaikan persoalan itu. Saya beri waktu 1,5 bulan, kalau belum juga dikerjakan maka saya beri rapor merah. Itu yang nanti kena reshuffle. Begitu cara saya bekerja,” papar Jokowi pada Desember lalu.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Deddy Mizwar Lakukan Safari Politik ke PAN dan Demokrat

Deddy Mizwar Lakukan Safari Politik ke PAN dan Demokrat

Bandung – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar akan melanjutkan safari politiknya ke Partai Demokrat ...