Home > Ragam Berita > Nasional > Soal Pengakuan Freddy Budiman, Mantan Pejabat BNN Sebut Hanya Cari Sensasi

Soal Pengakuan Freddy Budiman, Mantan Pejabat BNN Sebut Hanya Cari Sensasi

Jakarta – Tidak lama setelah Freddy Budiman dieksekusi di depan regu tembak pada Jumat (29/7/2016) dinihari WIB muncul sebuah pernyataan dari Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar yang menyebutkan bahwa Freddy Budiman pernah memberikan pengakuan terkait keterlibatan penegak hukum di Indonesia dalam bisnis narkoba.

Soal Pengakuan Freddy Budiman, Mantan Pejabat BNN Sebut Hanya Cari Sensasi

Terkait pernyataan tersebut, mantan Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Benny Mamoto sangat menyayangkan hal itu karena dapat menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap BNN.

“Saya kasihan masyarakat sudah kemakan isu dan menghujat institusi. Kepercayaan publik jadi hancur kepada kita, padahal kita membangun kepercayaan publik itu tidak mudah,” ujar Benny Mamoto di Jakarta, Sabtu (30/7/2016).

Benny yang ikut menangkap Freddy Budiman pada saat itu mengatakan bahwa penyataan yang dikeluarkan oleh Haris Azhar tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya karena siapapun tidak dapat menelisiknya sekarang sebab Freddy sendiri telah dieksekusi.

“Kalau BNN mau nanya Freddy gimana caranya sekarang? Kenapa tidak diluncurkan 5 hari atau 10 hari sebelumnya (eksekusi). Kalau kayak gini mau nanya siapa?” ucap Benny.

Pria yang pernah mencalonkan diri sebagai Gubernur Sulawesi Utara ini justru menilai pernyataan Haris Azhar ini hanyalah untuk mencari sensasi saja.

“Haris Azhar tahu bahwa BNN maupun polisi tidak bisa konfirmasi ke Freddy. Sengaja disebar saat eksekusi sudah dilakukan,” ucap Benny.

“Tolong tanyakan ke dia dan publik, kalau niatnya mau memberikan informasi pada aparat, harusnya saat Freddy masih hidup. Jangan saat Freddy sudah mati,” ucap Benny.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Hampir Sebulan, Gunung Agung Masih Berstatus Awas

Hampir Sebulan, Gunung Agung Masih Berstatus Awas

Karangasem – Sudah 28 hari Gunung Agung diitetapkan status awas akibat aktivitas vulkanisnya. Namun, belum ...