Home > Ragam Berita > Nasional > Warga Korban Erupsi Gunung Sinabung Menolak Direlokasi

Warga Korban Erupsi Gunung Sinabung Menolak Direlokasi

Medan – Rencana relokasi korban erupsi Gunung Sinabung mengalami jalan yang sangat terjal. Pasalnya terjadi bentrokan antara warga Desa Lingga dan aparat Polres Tanah Karo itu menewaskan seorang warga bernama Andi Purba. Sementara itu, seorang warga lain bernama Ganepo Tarigan saat ini dalam kondisi kritis.

Warga Korban Erupsi Gunung Sinabung Menolak Direlokasi

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, kerusuhan itu berawal dari penolakan warga Desa Lingga atas wacana relokasi untuk korban Sinabung. Setelah menghentikan penutupan jalan, kata Sutopo, massa kemudian mencari petugas pembongkar pagar. Tak kunjung menemukan sasaran, beberapa orang dari massa itu mengeluarkan pernyataan provokasi.

“Anggota polisi yang ada di tenda, berkisar 15 orang, lari ke Polres Tanah Karo untuk meminta bantuan,” ucap Sutopo pagi tadi.
Sutopo mengatakan, tidak terima dengan penangkapan itu, massa pada pukul 20.20 WIB datang ke kantor Polres Tanah Karo. “Sekitar 200 orang itu langsung melempari Polres dengan batu,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Staf Presiden Teten Masduki mengatakan, Presiden Joko Widodo ingin persoalan pengungsi Sinabung selesai tahun 2016. Pertengahan Juli lalu, Teten datang ke lahan relokasi di daerah Siosar, Tanah Karo. BNPB dan Pemkab Karo sepakat, jumlah pengungsi Sinabung yang akan direlokasi ke kabupaten itu berjumlah 1.903 kepala keluarga. Untuk relokasi mandiri, pemerintah pusat akan mengalokasikan dana sebesar Rp190,6 miliar. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Sarankan Lewat Jalur Alternatif, Anies Tetap Pilih Melawan Arus

Polisi Sarankan Lewat Jalur Alternatif, Anies Tetap Pilih Melawan Arus

Bogor – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikabarkan terlambat menghadiri acara pelantikan kepengurusan Keluarga Alumni ...