Home > Teknologi > Habib Rizieq Minta Pemerintah Usut Laskar Kristus Yang Lakukan Pembantaian di Poso

Habib Rizieq Minta Pemerintah Usut Laskar Kristus Yang Lakukan Pembantaian di Poso

Jakarta – Habib Rizieq Syihab selaku Imam besar Front Pembela Islam (FPI), menghimbau kepada pemerintah untuk menangkap pelaku pembantaian Poso pada tahun 1998 hingga 2000.

Habib Rizieq  Minta Pemerintah Usut Laskar Kristus Yang Lakukan Pembantaian di Poso

Habib berpendapat, pemerintah seharusnya tidak hanya memburu dan membunuh Santoso namun juga harus memberangus Laskar Kristus.

“TEGAKKAN KEADILAN DI POSO … !!! Pemerintah RI di POSO jangan hanya menyerang Pesantren Ust.Adnan Arsal di Tanah Runtuh, menangkap Ust.Hasanuddin dan menahan Basri, lalu memburu dan membunuh Santoso cs dengan dalih Penegakan Hukum. Tapi Pemerintah jg wajib proses hukum hgg tuntas LASKAR KRISTUS yg bantai 2000 Umat Islam di Poso sepanjang thn 1998 hingga tahun 2000,” kata Habib dalam akun twitter pribadinya @syihabrizieq pada Selasa (26/7/2016).

Habib kemudian meminta kepada pemerintah untuk memeriksa wanita bernama Melly, wanita kelahiran Malei-Poso.

Menurutnya, warga pernah menyaksikan Melly datang ke salah satu basis Kristen Poso, Tentena pada akhir Mei tahun 2000.

Dalam kunjungan yang didampingi bule Belanda tersebut, setelah dari Tentena wanita itu lalu diantar ke Debua dan Sangginora, Poso Pesisir.

“Sehingga pada awal-awal konflik Poso bergulir, Melly santer “disebut-sebut” sebagai salah seorang “Pemasok Dana” untuk pihak Kristen.

Hal tersebut sesuai dengan Laporan Majalah pekanan Al-Chairaat Edisi 07/Tahun ke-29 Minggu II, Sept 2000,” ungkapnya.

Maka ia pun meminta pemerintah untuk menghadapkan mereka semua yang bersangkutan ke pengadilan untuk pembuktian salah ataupun tidak bersalah.

“Jika Pemerintah RI tdk proses hukum 17 nama tsb maka jgn salahkan Kalangan jihadis manapun yg buru & targetkan para Pembantai Umat Islam. Ayo …, tegakkan keadilan tanpa pandang SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan) … !!! Justice for All …Allaahu Akbar … !” pungkasnya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Kapolri: Telegram Medsos Favorit Kelompok Teroris

Kapolri: Telegram Medsos Favorit Kelompok Teroris

Jakarta – Pemblokiran media sosial Telegram oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) jelas menuai pro ...