Home > Gaya Hidup > Kesehatan > Kenali dan Pahami Gejala Serangan Jantung Sebelum Terlambat

Kenali dan Pahami Gejala Serangan Jantung Sebelum Terlambat

Jakarta – Serangan jantung adalah penyakit mematikan yang bisa datang sewaktu-waktu tanpa diduga. Bahkan, tidak sedikit orang yang tak menyadari dirinya mengalami serangan jantung karena tidak menyadari gejalanya.

Kenali dan Pahami Gejala Serangan Jantung Sebelum Terlambat

Lalu, bagaimana cara mengenali gejala serangan jantung? Dikutip Webmd, ahli jantung Shikhar Saxena mengatakan, gejala sesak jantung berawal dari hal-hal yang belum pernah Anda rasakan sebelumnya, seperti nyeri dada yang baru pertama kali, dan nyeri dada yang membuat terbangun pada malam hari.

Selain itu, gejalanya dapat dilihat dari nyeri dada yang terjadi berulang kali setelah melakukan aktivitas ringan yang tak menguras energi.

“Jika Anda mengalami gejala-gejala yang belum pernah dimiliki sebelumnya, seperti ketidaknyamanan yang signifikan, Anda harus datang ke ruang gawat darurat untuk mendapat pertolongan,” ujar Shikhar seperti dilansir dari metrotvnews.com, Senin (1/8/2016).

Gejala serangan jantung terhadap pria dan wanita tidaklah sama, meskipun pada umumnya gejala tersebut datang dengan intens dan kadang datang tiba-tiba. Beberapa orang mengatakan, rasa sakit atau tekanan yang dirasakan terbangun secara peralahan-lahan

Seseorang bisa saja mengalami serangan jantung jika merasakan nyeri yang meremas dada sebelah kiri, nyeri atau tekanan di tubuh bagian atas seperti leher, rahang, punggung, perut, di salah satu atau kedua lengan khususnya lengan sebelah kiri, sesak napas, tiba-tiba berkeringat, mual atau muntah, dan pusing.

“Rasa sakit sering berlangsung selama beberapa menit. Gejala ini bisa kian buruk jika melakukan aktivitas fisik berat atau stres emosional dan tidak bisa hilang dengan istirahat,” ujar ahli jantung New York University Langone Medical Center Richard A. Stein.

Menurut Stein, gejala serangan jantung pada wanita kadang-kadang lebih ‘halus.’ Bahkan, gejala tersebut juga bisa lebih luas di seluruh tubuh bagian atas, dan perut.

“Perempuan mungkin mengalami sesak napas yang tidak biasa atau kelelahan yang tidak biasa, kadang merasa tidak bisa bergerak,” paparnya.

Co-Direktur UCLA Center for Cholesterol and Management Lipid, Karol E. Watson menjelaskan, masalah jantung biasanya membuat dada sisi kiri bagian atas terasa sakit. Rasa sakit menjalar dari pusar hingga hidung dan menimbulkan ketidaknyamanan.

“Bisa juga gejala penyakit jantung berasal dari stres emosional atau fisik, dan hilang dengan istirahat,” kata Watson.

Sebanyak hampir 15 persen pasien penyakit jantung tidak mengalami gejala, sehingga pasien tersebut tidak pernah tahu bahwa mereka sedang mengalami serangan jantung.

Watson juga memperingatkan agar Anda tak menganggap remeh gejala penyakit jantung tersebut. Jika merasakan nyeri yang tidak biasa, dan membuat rasa tidak nyaman, jangan abaikan. Segera periksakan diri Anda ke dokter. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Dibanding Ibuprofen, 7 Obat Anti Nyeri Ini Lebih Aman Digunakan

Dibanding Ibuprofen, 7 Obat Anti Nyeri Ini Lebih Aman Digunakan

Jakarta – Obat anti-inflamasi non steroid (NSAID) seperti ibuprofen dan naproxen kerap digunakan sebagai peringan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis