Home > Ragam Berita > Internasional > Masjid Yang Diduga Ajarkan Paham Radikal Ditutup Pemerintah Prancis

Masjid Yang Diduga Ajarkan Paham Radikal Ditutup Pemerintah Prancis

Paris – Banyaknya kasus terorisme yang terjadi di Prancis tampaknya membuat pemerintah semakin giat untuk mencari dalang dan juga para anggota yang terlibat dalam jaringan islam radikal. Tak kurang dari 20 masjid dan juga mushala di Prancis ditutup oleh pemerintah yang mana diduga sebagai tempat menyebarkan islam yang radikal.

Masjid Yang Diduga Ajarkan Paham Radikal Ditutup Pemerintah Prancis

Seperti yag dilansir AFP, Selasa (2/7/2016), Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve mengatakan bahwa tak ada tempat di Prancis untuk mereka yang mana menghasut dan juga menebarkan kebencian di tempat shalat ataupun masjid. Bernard menambahkan bahwa selain itu tak ada juga tempat bagi mereka yang tak menghormati prinsip di negeri ini.

Bernard pun mengungkapkan bahwa sudah ada 20 masjid yang sudah ditutup dan akan ada penutupan lainnya. Dirinya pun mengungkapkan jika di Prancis ini terdapat sekotaar 2.500 masjid dan juga mushala dan dari jumlah yang ada itu 120 diantaranya sering menebar faham radikal salafisme. Pada tahun 2012, bernard menyatakan jika sudah ada 80 orang yang diusir dari Prancis karena menganut faham yang radikal. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Jelang Tahun Baru, Polisi Perketat Keamanan di New York Time Square

Jelang Tahun Baru, Polisi Perketat Keamanan di New York Time Square

New York – Kepolisian New York mengatakan, akan menyesuaikan rencana pengamanan untuk perayaan Malam Tahun ...