Home > Travel & Kuliner > Kuliner > Resep Ayam Bakar Betutu Khas Bali, Sajian yang Nikmat untuk Keluarga

Resep Ayam Bakar Betutu Khas Bali, Sajian yang Nikmat untuk Keluarga

Jakarta – Ingin mencoba masakan dari daerah lain? Misalnya masakan khas Bali, ayam betutu sangat terkenal di Bali. Banyak restoran yang menyajikan menu makanan ini. Namun anda bisa saja mencobanya sendiri dirumah dengan aneka macam rempahan membuat ayam bakar ini menjadi spesial.

Resep Ayam Bakar Betutu Khas Bali, Sajian yang Nikmat untuk Keluarga

Berikut ini resep dan cara membuatnya, selamat mencoba.

Bahan-bahan:
1 ekor ayam utuh
100 gram daun singkong muda, rebus, peras dan potong-potong
3 sendok makan minyak goreng

Bumbu halus:
12 butir bawang merah
4 siung bawang putih
5 buah cabai merah
4 buah cabai rawit merah
6 buah kemiri
1 cm lengkuas
4 cm kunyit
1 cm jahe
5 cm serai
1 sendok teh terasi, bakar
1 sendok makan ketumbar, sangrai
1/2 sendok teh pala
2 cm kencur
2 1/2 sendok teh garam

Cara membuat:
1. Campur semua bumbu halus dengan menggunakan minyak goreng, aduk sampai merata. Beri sebagian campuran bumbu untuk dilumuri di ayam.
2. Aduk secara merata daun singkong dengan sisa bahan bumbu halus. Kemudian masukkan daun singkong ke dalam ayam, setelah itu bungkus dengan menggunakan daun pisang. Selanjutnya kukus dengan menggunakan api sedang selama kurang lebih 40 menit.
3. Setelah matang, bakar ayam yang sudah dikukus tadi hingga harum lalu sajikan.
(Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Resep Semur Kambing Kentang Kental dan Menggoda

Resep Semur Kambing Kentang Kental dan Menggoda

Jakarta – Membuat semur sebenarnya tidak terlalu sulit. Anda pun bisa membuat semur kambing dengan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis