Home > Ragam Berita > Internasional > Donald Trump Tuduh Hillary Clinton Sebagai Dalang ISIS

Donald Trump Tuduh Hillary Clinton Sebagai Dalang ISIS

Washington – Duel diantara capres yang terjadi di AMerika Serikat pada tahun ini memang sangatlah seru. Hal ini tak terlepas dari terdapat seorang kontroversial yang sudah resmi akan maju dalam Pilpres di AS nanti, yakni seorang pengusaha kaya yang ebrnama Donald Trump. Banyk pihak yang tampak sinis dnegan Trump ini karena emmang drinya kerap melontarkan pernyataan yang kontroversial.

Donald Trump Tuduh Hillary Clinton Sebagai Dalang ISIS

Bahkan, DOnald Trump ini menuduh dengan keras rivalnya yang juga akan maju, Hillary Clinton, sebagai dalang dari ISIS. Tak hanya kali ini saja, beberapa waktu yang lalu Trump juga menyebut Hillary sebagai setan serta mengecam pemerintahan dari Barrack Obama yang sekarang ini.

Seperti yang dilansir Independent, Rabu (3/8/2016), dalam sebuah kesempatan wawancara di sebuah stasiun teleb=visi, DOnald Trump mengatakan jika pelaku dari ISIS adalah Hillary Clinton. Trump menambahkan bahwa Hillary ini seharusnya mendapatkan penghargaan dari ISIS sebagai pendiri organisasi tersebut.

Trump pun mencontohkan jika salah satu jenis kekacauan pemerintah Obama adalah permasalahan di Libya dimana kekacauan di sana itu adalah akrena Hillary Clinton yang memberi nasihat kepada Obama. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Terkait Rencana Penghancuran Misil Syria, Dubes Israel Dipanggil Otoritas Rusia

Terkait Rencana Penghancuran Misil Syria, Dubes Israel Dipanggil Otoritas Rusia

Moskow – Ancaman Menteri Pertahanan Israel Avigdor Liberman untuk menghancurkan sistem pertahanan misil Syria jika ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis