Home > Ragam Berita > Nasional > Polisi Berhasil Ungkap Penjualan Serum Palsu di Pekanbaru

Polisi Berhasil Ungkap Penjualan Serum Palsu di Pekanbaru

Pekanbaru – Pihak kepolisian dari Polresta Pekanbaru dan Polsek Rumbai Pesisir berhasil mengungkap sindikat penjualan serum palsu dan mengamankan dua orang tersangka penjualnya.

Polisi Berhasil Ungkap Penjualan Serum Palsu di Pekanbaru

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Tony Hermawan, mengungkapkan hal ini pada Rabu (3/8/2016) di Mapolresta Pekanbaru.

“Ada 200 botol serum anti tetanus atau biosat palsu yang disita,” terang Tony Hermawan didampingi Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto, dan Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol R Saragih.

Tony Hermawan mengaku pengungkapan penjaulan serum palsu ini berawal dari temuan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Riau yang menemukan 20 botol vaksin palsu yang terdiri 10 botol Anti Bisa Ular (ABS) dan 10 botol Anti Tetanus Serum (ATS) pada akhir Juni 2016 lalu.

Polisi kemudian membentuk tim dan melakukan serangkaian penyelidikan dan pemetaan. Dari hasil penyelidikan tersebut, Polsek Rumbai Pesisir berhasil mengamankan dua orang tersangka, yakni Ps dan Ra pada Senin (1/8/2016).

“Kita kemudian melakukan upaya pancingan dengan berpura-pura menjadi pembeli,” jelas Tony.

Ps diamankan di sebuah pusat perbelanjaan besar di Kota Pekanbaru. Dari keterangan Ps, polisi nkemiudian melakuka penangkapn terhadap Sa di Jalan Riau, Pekanbaru.

“Dari tangan kedua tersangka itulah kita mengamankan 200 botol serum,” tukasnya.

Kedua tersangka mengaku serum palsu itu mereka jual dengan harga Rp 60.000 setiap botolnya, sedangkan serum yang asli di pasaran berharga Rp 150.000 setiap botolnya.

Polisi Berhasil Ungkap Penjualan Serum Palsu di Pekanbaru

Sedangkan pada Rabu (3/8/2016) kemarin, jajaran Satreskrim Polresta Pekanbaru melakukan penggerebekan terhadap Apotek Lekong Farma yang berada di Jalan Hangtuah, Kulim, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa di Apetek tersebut diduga menjual vaksin palsu.

Penggerebekan yang dipimpin Kasat Reskrim Kompol Bimo Ariyanto ini juga mengikutsertakan tim dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru serta BBPOM Riau. Dari hasil penggerebekan, polisi menyita empat dua sampel barang yang berisi serum palsu dan obat kadaluarsa.

“Ada kita temukan obat-obatan kedaluarsa. Kita ada sita beberapa serum,” tukas Bimo.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Ahok Tandatangani Surat Pengunduran Diri Sebagai Gubernur DKI

Ahok Tandatangani Surat Pengunduran Diri Sebagai Gubernur DKI

Jakarta – Setelah mencabut surat permohonan banding, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga telah menandatangani surat ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis