Home > Ragam Berita > Nasional > Polisi Pekanbaru Berhasil Tangkap Dua Penjual Serum Palsu

Polisi Pekanbaru Berhasil Tangkap Dua Penjual Serum Palsu

Pekanbaru – Jajaran Polresta Pekanbaru berhasil menangkap dua orang tersangka sales obat yang diduga telah menjual serum palsu di Kota Pekanbaru, Riau.

Polisi Pekanbaru Berhasil Tangkap Dua Penjual Serum Palsu

Hal ini disampaikan oleh Kapolresta Pekanbaru, Kombes Toni Hermawan dalam jumpa pers, Rabu (3/8/2016) di Mapolresta Jl A Yani Pekanbaru.

Kedua orang tersangka yang bekerja sebagai sales obat ini berinisial P (52) dan S (42).

“Namun dalam penjualan serum palsu ini keduanya atas nama pribadi tidak ada keterkaitan dengan tempat kerjanya,” kata Toni.

Dari penangkapan kedua tersangka ini palisi berhasil menyita barang bukti berupa 20 kotak serum dengan total 200 ampul serum yang berisikan serum anti bisa ular dan serum tetanus palsu.

“Kedua tersangka mengaku belum sempat menjual ke apotek. Namun demikian tetap akan kita dalam sampai mengusut dimana pabrik pembuatan serum anti bisa dan tetanus palsu ini,” kata Toni.

“Secara kasat mata antara serum palsu dan asli terlihat dari warna kotak pembungkusnya. Yang palsu warna lebih cerah yang asli lebih gelap. Dalam bentuk ampul, yang asli terlihat lebih buram sedangkan palsu lebih bening,” terang Toni.

Sementara itu, menurut Kepala Seksi Pemeriksaan BBPOM Pekanbaru Veronika Ginting, serum palsu yang dijual oleh kedua tersangka ini sangat berbahaya bila dipakai penderita.

“Jika seseorang tergigit ular lantas disuntikkan serum anti bisa yang palsu, itu artinya serum tersebut tidak berfungsi dan membahayakan untuk si pasien. Begitu juga anti tetanus palsu, artinya si pasien tetap terinfeksi,” kata Veronika.

Kedua tersangka tersangka dijerat dengan UU Kesehatan No 36 2009 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Wagub DKI Bakal Libatkan Pihak Swasta Dalam Pembangunan Stadion BMW

Wagub DKI Bakal Libatkan Pihak Swasta Dalam Pembangunan Stadion BMW

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan akan melibatkan pihak swasta dalam pembangunan ...