Home > Ragam Berita > Nasional > Polisi Hanya Sita Sebuah Topi untuk Kasus ‘Tiket ke Surga’

Polisi Hanya Sita Sebuah Topi untuk Kasus ‘Tiket ke Surga’

Karawang – Seorang pria bernama Abdul Muhjib diamankan oleh polisi karena dianggap meresahkan warga setelah menjanjikan kepada mereka bahwa dirinya bisa membantu untuk masuk surga dengan biaya Rp 2 juta.

Polisi Hanya Sita Sebuah Topi untuk Kasus ‘Tiket ke Surga’

Pada saat mengamankan Abdul Muhjib, petugas kepolisian dari Polres Karawang hanya mengamankan sebuah topi, tidak ada barang yang lainnya.

“Cuma topi saja,” ujar Wakapolres Karawang Kompol Eko Prasetyo, Kamis (4/8/2016) malam.

Pada kasus ini, polisi masih mendalami Muhjib terkait kasus penipuan dan dugaan penistaan agama.

“Ini masih kita dalami. Masih penyelidikan. Nanti kan mengarah ke sana juga (penistaan agama dan penipuan),” tutur Eko.

Polisi Hanya Sita Sebuah Topi untuk Kasus ‘Tiket ke Surga’

Untuk sementara Muhjib tidak ditahan dan dibairkan kembali ke padepokannya di Subang. Bila diperlukan untuk penyelidikan Muhjib bisa dipanggil kembali sewaktu-waktu.

Muhjib sendiri merupakan warga asli Pangkalan, Karawang. Saat adanya laporan keresahan warga kepada MUI setempat polisi lantas menjemput Muhjib dari kediamannya pada Kamis (4/8/2016).

“Memang kalau dia tinggalnya di situ (Pangkalan), cuma setelah kejadian itu, dia memilih kembali ke padepokannya. Ya sudah, kita biarkan di situ dulu,” tutur Eko.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Tuai Polemik, Kapolda Jabar Lengser Dari Kursi Pembina GMBI

Tuai Polemik, Kapolda Jabar Lengser Dari Kursi Pembina GMBI

Jakarta – LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dikabarkan menonaktifkan Irjen Pol Anton Charliyan sebagai ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis