Home > Teknologi > Games > Harus Ada Usaha Keras Untuk Dapatkan Pokemon Langka Ini

Harus Ada Usaha Keras Untuk Dapatkan Pokemon Langka Ini

Jakarta – Jumlah monster di Pokemon Go diketahui sebanyak 151 ekor. Mereka adalah Pokemon dari generasi pertama seperti Pikachu, Charmander, Bulbasaur dan Squirtle. Untuk mengumpulkan ke-151 Pokemon itu tentu saja tidak mudah.

Harus Ada Usaha Keras Untuk Dapatkan Pokemon Langka Ini

Niantic selaku perusahaan pengembang tahu betul cara membuat Pokemon menjadi seru dan menantang. okemon-pokemon disebar di seluruh penjuru dunia, dan beberapa Pokemon langka bahkan ditempatkan di lokasi khusus. Hasilnya, sangat tidak mungkin mengumpulkan 151 Pokemon dalam game ini jika tidak bisa menangkap beberapa Pokemon-Pokemon langka.

Salah satunya adalah Pokemon jenis Ditto. Pokemon yang memiliki bentuk gumpalan dengan wajah sederhana ini memiliki kemampuan untuk berubah menjadi Pokemon apapun yang ada di dekatnya. Bukan hanya meniru, Ditto bahkan bisa menggunakan kekuatan Pokemon yang ditirunya.

Hingga saat ini Ditto masih belum ditemukan di Pokemon Go. Apakah mungkin jika Ditto selama ini sudah ada dan berhasil ditangkap tapi dalam bentuk Pokemon lain? Siapa tahu.

Selain Ditto, ada beberapa jenis Pokemon langka seperti Mew, Mewtwo, Kabutops, Aerodactyl, dan lain-lain. Hingga sekarang, belum ada yang tahu cara untuk mendapatkannya. Selamat berburu. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Hebat! Remaja Indonesia Jadi Pemenang Utama Pengembang Game Online Google

Hebat! Remaja Indonesia Jadi Pemenang Utama Pengembang Game Online Google

Jakarta – Remaja Indonesia kembali mampu menunjukkan bahwa mereka harus diperhitungkan pada level dunia. Kaisar ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis