Home > Gaya Hidup > Kesehatan > Kenapa Puting Payudara Sangat Sensitif ? Ini Jawabannya

Kenapa Puting Payudara Sangat Sensitif ? Ini Jawabannya

Jakarta – Puting payudara adalah salah satu area intim wanita yang cukup sensitif ketika disentuh. Namun, setiap wanita memiliki tingkat sensitif yang berbeda-beda. Ada wanita yang sangat sensitif dan ada yang biasa.

Kenapa Puting Payudara Sangat Sensitif ? Ini Jawabannya

Seperti dilansir dari Women’s Health, Rabu (10/8/2016) ahli obgyn di Providence St. Jhon’s Hospital, Santa Monica, California, Sherry Ross, M.D menjelaskan, bahwa tidak ada puting yang normal. Selama PMS, kehamilan dan menyusui, puting akan mengalami peningkatan sensitivitas.

Moss mengungkapkan, hal tersebut disebabkan oleh fluktuasi pada puting yang dipengaruhi kadar estrogen dan progesteron. Meski demikian, setiap wanita memiliki perbedaan pada saraf di seluruh payudara dan areola.

Yang harus Anda waspadai adalah, apabil puting terlalu sensitif dan diiringi dengan rasa sakit atau gatal. Pasalnya, hal tersebut merupakan salah satu adanya masalah kesehatan. Selain itu, pada wanita yang mengonsumsi pil KB dan wanita yang memiliki payudara fibrokistik atau masalah payudara, umumnya puting akan terasa sakit.

Ross juga berpendapat jika wanita perokok berat, mengonsumsi kafein, dan melakukan diet tinggi lemak jenuh juga akan merasakan puting yang lebih sensitif. Guna mengatasi hal tersebut, Ross menyarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Air Kolam Renang Terminum, Adakah Bahayanya ?

Air Kolam Renang Terminum, Adakah Bahayanya ?

Jakarta – Anda harus berusaha agar tidak memasukkan air kolam renang ke dalam mulut. Hal ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis