Home > Ragam Berita > Nasional > Ahmad Dhani Nilai Ahok Kurang Ajar Karena Pernah Menolak Jadi Jurkam Prabowo

Ahmad Dhani Nilai Ahok Kurang Ajar Karena Pernah Menolak Jadi Jurkam Prabowo

Jakarta – Ahmad Dhani memang dikenal frontal dan kerap untuk melancarkan serangan kepada Ahok dan saat ini dirinya pun juga menjadi Panglima Aliansi Masyarakat Jakarta Selatan yang mana menolak kedatangan AHok. Publik pun tentu bertanya-tanya, apakah dasar yang menjadikan Dhani ini seperti mempunyai dendam kesumat terhadap Ahok.

Ahmad Dhani Nilai Ahok Kurang Ajar Karena Pernah Menolak Jadi Jurkam Prabowo

Seperti saat berbicara dalam konfrensi pers di kediamannya di Pondok Indah, Jakarta, Selasa (9/8/2016), Ahmad Dhani mengatakan jika dirinya tak suka sama Ahok ini sejak Mei 2014 dimana saat itu Ahok menolak menjadi juru kampanye Prabowo. Dhani menambahkan bahwa dari situlah dirinya mengetahui jika Ahok ini kurang ajar karena sudah diangkat menajdi Wakil Gubernur dan dibiayai untuk maju jadi wakil gubernur itu biayanya berasal dari Gerindra.

Ahmad Dhani menuturkan ijka waktu itu tiba-tiba saat Prabowo mencalonkan menjadi presiden Ahok meolak menjadi juru kampanyenya sehingga Ahok ini merupakan orang yang kurang ajar. Dhani pun menegaskan bahwa semisal dirinya menjadi Prabowo maka dirinya akan tembak Ahok karena orang kayak gini tak boleh hidup dan dari situlah dirinya tak suka sama AHok. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Sistem di BPK Masih Buka Peluang Pegawainya Lakukan Korupsi

Prihatin, Ketua Saber Pungli Justru Menjadi Tersangka Suap

Jakarta – Berkali-kali enteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Eko Putro Sandjojo mencoba ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis