Home > Hiburan > Gosip > Ditahan Pihak Imigrasi Los Angeles, Shah Rukh Khan Justru Main Pokemon Go

Ditahan Pihak Imigrasi Los Angeles, Shah Rukh Khan Justru Main Pokemon Go

Los Angeles – Bintang film Bollywood, Shah Rukh Khan, kembali mendapatkan perlakuan yang tidak nyaman dari petugas imigrasi di Bandara Internasional Los Angeles, Amerika Serikat.

Ditahan Pihak Imigrasi Los Angeles, Shah Rukh Khan Justru Main Pokemon Go

Tidak ada keterangan jelas mengapa aktor yang membintangi film Dilwale ini sampai harus ditahan, namun Shah Rukh Khan mengungkapkan peristiwa itu melalui akun Twitter-nya.

“Saya sepenuhnya memahami dan menghormati keamanan di dunia ini, tapi ditahan di imigrasi AS tiap kali itu benar-benar menyebalkan,” tulis aktor yang juga biasa disapa SRK itu lewat akunnya, @iamsrk pada 12 Agustus 2016.

Meskipun merasa kecewa dan tidak nyaman namun SRK justru dapat menghabiskan waktu luangnya dengan menangkap Pokemon di bandara tersebut.

“Sisi baiknya, sementara menunggu, saya menangkap sejumlah Pokemon yang benar-benar menyenangkan,” lanjut SRK.

Asisten Menteri Urusan Asia Selatan dan Tengah Departemen Luar Negeri AS, Nisha Biswal, menyampaikan permintaan maafnya terkait peristiwa tersebut. Bahkan menurut Biswal, hal ini juga pernah menimpa diplomat Amerika Serikat sendiri.

“Maaf atas kejadian di bandara, @iamsrk—bahkan diplomat Amerika pun juga dibawa untuk pemindaian tambahan,” tulis Biswal.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Film La La Land Lampaui Star Wars: Rogue One di Tangga Box Office

Film La La Land Lampaui Star Wars: Rogue One di Tangga Box Office

Jakarta – Film drama musikal “La La Land” berhasil melampaui posisi film “Star Wars: Rogue ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis