Home > Gaya Hidup > Ini Yang Harus Dilakukan Agar Tercegah dari Penularan Kuman di Toilet Umum

Ini Yang Harus Dilakukan Agar Tercegah dari Penularan Kuman di Toilet Umum

Jakarta – Toilet Umum merupakan salah tempat dimana bakteri atau kuman mudah berpindah ke orang lain lewat alat-alat yang digunakan di toilet umum, khususnya penggunaan toilet duduk.

Ini Yang Harus Dilakukan Agar Tercegah dari Penularan Kuman di Toilet Umum

Lantas apa yang harus dilakukan saat berada di toilet umum agar risiko penyebaran kuman dapat diminimalisir?

Menurut dr Laksmi Duarsa, SpKK dari D&I Skin Care, Denpasar, penggunaan kloset jongkok sebenarnya lebih sehat daripada koset duduk karena kloset jongkok tidak bersentuhan langsung dengan kulit.

“Yang lebih bagus sebetulnya yang jongkok, kan kita nggak langsung bersentuhan dengan klosetnya. Tapi sekarang zaman udah modern jadi yang lebih enak sekarang yang duduk,” terang dr Laksmi.

Sedangkan bila menggunakan kloset duduk, dr Laksmi menyarankan untuk memastikan terlebih dahulu kloset yang akan dipakai sudah bersih. Bisa juga dengan mengalasinya menggunakan tisu atau alas kloset yang telah disediakan.

“Kalau masih ada kotoran-kotoran gitu maka dibersihkan dulu, jangan langsung duduk,” sambungnya.

Lebih jauh dr Laksmi juga menyarankan agar saat akan membilas kloset sesudah buang air kecil atau buang air besar jangan lupa untuk menutup kloset lebih dulu agar kotoran yang berada di tempat air tidak berpindah ke tubuh.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Simak Sederet Manfaat Puasa Untuk Kecantikan

Simak Sederet Manfaat Puasa Untuk Kecantikan

Jakarta – Aktivitas berpuasa mewajibkan kita untuk menahan makan dan minum selama 12 jam. Selain ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis