Home > Ragam Berita > Nasional > Kakek 63 Tahun Asal Desa Masago Nikahi Gadis 18 Tahun

Kakek 63 Tahun Asal Desa Masago Nikahi Gadis 18 Tahun

Bone – Cinta memang buta dan takkan menjadikan syarat untuk hinggap kepadanya, Hal itu pula terjadi di Kabupate Bone, Sulawesi Selatan, saat seorang kakek berumur 63 tahun bernama Nasir menikah dnegan seorang gadis yang bernama Milawati yang mana masih berusia 8 tahun. Bisa dibilang kedua insan ini berbeda umur 45 tahun.

Kakek 63 Tahun Asal Desa Masago Nikahi Gadis 18 Tahun

Sperti saat berbicara dnegan wartawan, Selasa (12/7/2016), Kepala Desa Masago, Hasniati, mengatakan jika memang akad ikahnya sudah hari Senin dan pernikahan dari keduanya ini atas dasar suka sama suka. Memang, sebelumnya foto keduanya ini beredar di dunia maya dan ramai diperbincangkan karena perbedaan umur yang sangat mencolok.

Nasir sendiri memang merupakan seorang duda yang mana tanpa dikaruniai anak dan sudah ditinggalkan istrinya yang teah eninggal dunia. Nasir sendiri dikenal sebagai tuan tanah dan mempunyai dua unit mobil dan juga rumah berlantai dua yang mana tentu saja berbeda dnegan rumah penduduk di sekitarnya.

Nasir pun memberikan mahar puluhan juta rupiah untuk pernikahannya ini. Selain itu, pernikahan in ijuga ramai didatangi oleh warga dan mereka tampak turut senang dengan Nasir dan Milawati. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Polri Tanggapi Permintaan Habib Rizieq Yang Ingin Kasusnya Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Polri Tanggapi Permintaan Habib Rizieq Yang Ingin Kasusnya Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Jakarta – Polri sudah mendengarkan permintaan dari Rizieq Shihab yang meminta agar segala masalah hukum ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis