Home > Teknologi > Gadget > Ini Dia Cara Bedakan Charger Samsung Asli dan Palsu

Ini Dia Cara Bedakan Charger Samsung Asli dan Palsu

Jakarta – Bila charger handset Samsung Anda bermasalah dan ingin menggantinya dengan yang baru, Anda harus lebih teliti dalam membeli karena kini banyak beredar charger palsu yang sekilas nampak sama dengan yang asli.

Ini Dia Cara Bedakan Charger Samsung Asli dan Palsu

Namun bila lebih diteliti lagi ternyata ada beberapa perbedaan mendasar yang dapat dilihat untuk membedakan charger tersebut asli atau palsu.

Pertama, pada charger asli, terdapat seperti lekukan melingkar di bagian pangkal kaki charger, sementara pada charger palsu, tidak terdapat lekukan atau polos.
Ini Dia Cara Bedakan Charger Samsung Asli dan Palsu

Perbedaan kedua, pada bagian kepala charger, teks tulisan Samsung pada charger yang asli tercetak lebih rapi daripada yang palsu.
Ini Dia Cara Bedakan Charger Samsung Asli dan Palsu

Perbedaan berikutnya terdapat pada ujung kabelnya dimana yang versi originalnya ujung kabel lebih pendek dibanding versi palsu.

Bila Anda mengamatinya lebih detail pada bagian liang port USB, maka charger yang palsu nampak tidak beraturan dibanding yang asli.
Ini Dia Cara Bedakan Charger Samsung Asli dan Palsu

Perbedaan lain yang mungkin paling mudah untuk dilihat yakni teks pada charger Samsung yang asli tertulis Made in Vietnam, sedangkan pada charger yang palsu tertulis “Made in China”.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Ahok Berulang Kali Menyebut Keinginannya Menjadi Presiden

Ahok Berulang Kali Menyebut Keinginannya Menjadi Presiden

Jakarta – Kandidat gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) adalah satu-satunya ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis