Home > Ragam Berita > Nasional > Ratna Sarumpaet Kembali Cibir Ahok Yang Dinilai Mirip Kepala Proyek

Ratna Sarumpaet Kembali Cibir Ahok Yang Dinilai Mirip Kepala Proyek

Jakarta – Ratna Sarumpaet memang bukanlah sosok yang ramah terhadap pemerintah, tak terkecuali Gubernur DKI Jakarta Ahok. Pada saat berbicara dnegan wartawan di Kampung Aquarium, Pasar Ikan, Jakarta Utara, RAbu (17/8/2016), sang aktivis HAM ini pun menyebutkan jika AHok ini tak pantas menjadi pemimpin dan lebih pantas menjadi kepala proyek.

Ratna Sarumpaet Kembali Cibir Ahok Yang Dinilai Mirip Kepala Proyek

Ratna SArumpaet mengungkapkan jika orang kayak Ahok itu tak mampu menajdi pemimpin dan lebih pantas menjadi kepala proyek. RAtna pun menambahkan jika saat ini rakyat Jakarta sudah pasti kreatif bagaimana caranya untuk menolak Ahok namun tanpa melakukan beberapa kegiatan SARA.

RAtna menegaskan jika Ahok itu tak ada hubungannya dengan SARA, dnegan agama, dan juga etnis namun hubungannya mengenai perilaku dan ketidakmampuan memimpin. Ibunda dari artis Atiqah Hasiholan ini menyatakan jika pemimpin itu sejatinya memansiakan manusia bukannya justru malah membuat manusia seperti tak ada artinya.

Memang, RAtna dan AHmad DHani merupakan dua soso yang sangat bernafsu untuk menyerang AHok entah semua masyarakat pun juga tahu siapakah dibalik sosok dua insan yang dijadikan boneka untuk mengomori rakyat Jakarta untuk menolak AHok. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Gara-gara Pamer Motor Cowoknya, Cewek Abg Ini Dihujani Bully

Gara-gara Pamer Motor Cowoknya, Cewek Abg Ini Dihujani Bully

Jakarta – Baru-baru ini dunia maya dihebohkan akun facebook Dian Yulia. Keterangan pada foto yang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis