Home > Gaya Hidup > Kesehatan > Payudara Wanita Ternyata Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Pemiliknya

Payudara Wanita Ternyata Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Pemiliknya

Jakarta – Payudara merupakan salah satu bagian terpenting yang dipunya oleh wanita karena pada area ini bisa menujukkan mengenai kondisi kesehatan dari sang pemiliknya. Tak hanya itu, payudara juga merupakan salah satu bagian yang mana mampu menarik perhatian dari mata lelaki tentunya.

Payudara Wanita Ternyata Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Pemiliknya

Seperti yang dilansir DW, Rabu (17/8/2016), berikut ini adalah beberapa kondisi dari payudara yang mana dapat diketahui kondisi kesehatannya :

Bertambah Besar
Kemungkinan karena berat badan juga bertambah (selain terdiri dari jaringan glandular, payudara sebagian besar terdiri dari sel lemak), hamil, pil KB, atau perubahan hormon karena menstruasi. Bukan hal yang perlu dikhawatirkan, selain mungkin Anda harus membeli BH baru.

Menjadi Kecil
Ini mungkin karena berat badan Anda berkurang atau level estrogen sedang jatuh. Jika selain itu rambut rontok, jerawat dan tumbuh rambut di wajah, pertimbangkan untuk memeriksakan diri akan sindrom ovaroum polikistik (PCOS). Ada juga studi di British Journal of Cancer yang menemukan bahwa minum tiga cangkir kopi dalam sehari bisa menyebabkan mengecilnya payudara pada beberapa perempuan.

Ukuran Sangat Besar
Beberapa studi mengkaitkan ukuran BH besar dengan kanker payudara. Tetapi tidak ada cukup bukti untuk menjadi khawatir. Pakar bedah AS Daniel Maman, MD mengatakan: “Butuh lebih banyak studi lagi untuk bisa menarik kesimpulan yang pasti.”

Perubahan Bentuk
Karena menyusui dan umur yang bertambah, jaringan ikat yang mempertahankan bentuk payudara mengendur, kulit tidak lagi elastis, sehingga payudara turun dan berubah bentuk. Cara mengatasinya, memiliki BH yang bagus, hindari berat badan yang naik-turun, dan olahraga push up serta bench press untuk membentuk otot pektoral (dada).

Benjolan
Saat menstruasi akan terasa benjolan di payudara. Ini karena perubahan hormon. Kadang bahkan terasa nyeri, khususnya saat menjelang menstruasi. Ini bukan hal yang harus dikhawatirkan apalagi jika bentuk benjolannya simetris.

Sakit dan Nyeri
Rasa sakit yang bilateral seringnya karena hormon atau terlalu banyak kafein. Pemicu lainnya yang tidak berbahaya bisa juga karena sindrom prahaid (PMS), BH yang tidak pas, benturan, dan kerap memakai tas di sisi bahu yang sama terus.

Kekurangan Zat Besi
Rasa sakit pada payudara juga bisa disebabkan oleh kekurangan zat besi yang tugasnya meregulasikan hormon tiroid. Hasil studi 2004, setengah dari peserta studi mengalami pengurangan rasa sakit pada payudara setelah menambah 6 mg suplemen iodin yang juga meningkatkan fungsi tiroid pada makanan mereka. Tapi rasa sakit hanya di satu sisi payudara saja bisa merupakan gejala kanker payudara.

Puting Terbenam
Inverted nipple (puting terbenam) adalah normal jika sejak awal bentuknya sudah seperti itu. Masalahnya adalah jika puting Anda tiba-tiba terbenam. Tidak ada salahnya untuk segera memeriksakan diri ke dokter, karena kanker payudara juga bisa menyebabkan kondisi tersebut.

(Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

7 Dampak Buruk Karena Terlalu Lama Mengenakan Bra

7 Dampak Buruk Karena Terlalu Lama Mengenakan Bra

Jakarta – Bra adalah pakaian penunjang yang sangat berguna bagi wanita. Tanpa mengenakan bra, wanita ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis