Home > Ragam Berita > Nasional > Otto : Jessica Tidak Pura-Pura Sakit, Itu Bukan Strategi

Otto : Jessica Tidak Pura-Pura Sakit, Itu Bukan Strategi

Jakarta – Kasus pembunuhan Mirna masih dibahas di meja hijau saat ini. Sidangnya pun masih berlangsung. Sayangnya, sidang harus kembali tertunda. Sebab, Jessica Kumala Wongso sakit. Namun, itu diduga sebagai strategi. Hal tersebut dilakukan untuk menghambat sidang yang dutargetkan selesai pada Oktober 2016 mendatang.

Otto : Jessica Tidak Pura-Pura Sakit, Itu Bukan Strategi

Menanggapi hal itu, Ketua Tim Kuasa Hukum Jessica, Otto Hasibuan membantah. ”Itu bukan strategi. Untuk apa? (menyuruh Jessica pura-pura sakit),” tegasnya pada Senin (22/8/2016).

Menurutnya, hanya orang jahatlah yang menduga sakitnya Jessica sebagai salah satu strategi yang dilakukan kuasa hukum.

Bahkan Otto mengaku, saat sidang ditunda pada Kamis 18 Agustus lalu, ia sempat meminta hakim untuk melanjutkan sidang keesokan harinya meski kliennya sedang sakit.

”Kejam sekali masa Jessica tidak boleh sakit. Bahkan saya minta sidang dilanjutkan besok harinya kan?” ujar Otto.

Saat itu, majelis hakim pun turut mempertimbangkan saran kuasa hukum Jessica. Namun Jaksa Penuntut Umum (JPU) menolak tawaran tersebut dengan alasan sulitnya mengeluarkan Jessica dari rumah tahanan (Rutan) Pondok Bambu jika dilakukan secara mendadak.

”Harusnya kalau perintah pengadilan itu bisa. Tidak mungkin tidak bisa menghadirkan dari Rutan,” tukasnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Jerat Perampok Pulomas Pasal 340 KUHP

Jakarta – Menurut penuturan penyidik Polres Metro Jakarta Timur, pihaknya mengupayakan agar pelaku perampokan yang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis