Home > Ragam Berita > Nasional > Survey, Belum Ada Cagub Yang Mampu Imbangi Elektabilitas Ahok

Survey, Belum Ada Cagub Yang Mampu Imbangi Elektabilitas Ahok

Jakarta – Tingkat elektabilitas Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak tertandingi. Ahok berada di posisi pertama dengan persentase 98,9 persen.

Survey, Belum Ada Cagub Yang Mampu Imbangi Elektabilitas Ahok

“Ahok memang masih nomor 1, yang lumayan naik Sandiaga Uno (dari 37 persen pada Juni 2016 naik jadi 54,3 persen),” ujar Managing Director Manilka, Herzaky Mahendra Putra saat memaparkan hasil survei Manilka di Jakarta, Minggu (21/8/2016).

Pengumpulan data survei dilakukan pada 6-11 Agustus 2016. Sampel yang digunakan sebanyak 440 responden, dipilih dengan metode acak bertingkat, tersebar di enam wilayah Jakarta. Margin of error plus minus 4,7 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sementara dari tingkat kesukaan, Ahok juga berada di tempat teratas. Namun, akseptabilitas Ahok mengalami penurunan. Pada Juni 2016, akseptabilitas Ahok mencapai 62,5 persen, survei terakhir hanya 56,1 persen. “Ahok mengalami penurunan akseptabilitas,” ujar Herzaky.

Sedangkan terkait elektabilitas, Ahok tetap tidak tertandingi.

“Paling atas Pak Ahok dengan 43,6 persen. Tapi ini mengalami penurunan dibanding Juni pada angka 49,3 persen,” kata Herzaky.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Jawa Timur, Tri Rismaharini justru melonjak naik. Dari 6 persen pada Juni 2016 menjadi 14,3 persen.

“Bu Risma, ada peningkatan tinggi, padahal belum jelas maju atau tidaknya. Yusuf Mansur juga meningkat dari 6,5 persen menjadi 9,6 persen. Sandiaga juga dari 2,5 persen meningkat menjadi 5 persen,” ucap Herzaky.

Berikut berdasarkan survei Manilka berdasarkan popularitas, kesukaan dan elektabilitas:

Basuki Tjahaja Purnama 98,9 persen

Yusril Ihza Mahendra 73 persen

Tri Rismaharini 72,3 persen

Ridwan Kamil 69,8 persen

Abraham Lunggana 69,5 persen

Yusuf Mansur 69,1 persen

Anies Baswedan 61,4 persen

Rizal Ramli 54,5 persen

Sandiaga Uno 54,3 persen

Adhyaksa Dault 53 persen

Djarot Saiful Hidayat 49,8 persen

Budi Waseso 44,3 persen

Agus Harimurti Yudhoyono 44,1 persen

Sjafrie Sjamsoedin 30,9 persen

M Idrus 18,4 persen

Suyoto 17 persen

Hanafi Rais 14,1 persen

Nurdin Abdullah 12,5 persen

Kesukaan

Basuki Tjahaja Purnama 56,1 persen

Tri Rismaharini 49,5 persen

Yusuf Mansur 42,7 persen

Ridwan Kamil 41,4 persen

Yusril Ihza Mahendra 30,5 persen

Anies Baswedan 26,6 persen

Sandiaga Uno 23,9 persen

Rizal Ramli 23,2 persen

Djarot Saiful Hidayat 20,2 persen

Adhyaksa Dault 20,2 persen

Budi Waseso 15,9 persen

Agus Harimurti Yudhoyono 15,2 persen

Abraham Lunggana 14,8 persen

Sjafrie Sjamsoedin 9,8

M Idrus 5,9

Suyoto 4,3 persen

Hanafi Rais 3 persen

nurdin 2,3 persen

Elektabilitas (top of mind)

Basuki Tjahaja Purnama 43,6 persen

Tri Rismaharini 14,3 persen

Yusuf Mansur 9,6 persen

Ridwan Kamil 7,1 persen

Yusril Ihza Mahendra 5,9 persen

Sandiaga Uno 5 persen

Anies Baswedan 1,4 persen

Adhyaksa Dault 1,4 persen

(Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Alumni 212 Bersiap Gelar Aksi 299 di Gedung DPR

Alumni 212 Bersiap Gelar Aksi 299 di Gedung DPR

Jakarta – Kabar mengenai Aksi turun ke jalan yang akan dilakukan pada Jumat besok akan ...