Home > Ragam Berita > Nasional > Wow, Ini Dia Daftar Kekayaan Sanusi Hasil dari Pencucian Uang yang Disita KPK

Wow, Ini Dia Daftar Kekayaan Sanusi Hasil dari Pencucian Uang yang Disita KPK

Jakarta – Mantan Anggota DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi, yang menjadi terdakwa kasus suap proyek reklamasi Pantai Utara Jakarta, juga didakwa telak melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang ia lakukan selama menjabat sebagai anggota DPRD pada periode 2009-2014 dan 2014-2019.

Wow, Ini Dia Daftar Kekayaan Sanusi Hasil dari Pencucian Uang yang Disita KPK

Untuk kejahatannya ini Sanusi disebut telah mendapatkan uang sebesar Rp 45,3 milyar dan menyimpan USD 10.000 di dalam brankas.

Uang ini ia dapatkan dari beberapa rekanan Dinas Tata Air Provinsi DKI Jakarta selaku mitra kerja Komisi D DPRD DKI, yakni Direktur Utama PT Wirabayu Pratama, Danu Wira sebesar Rp 21.180.997.275, Komisaris PT Imemba Contractors, Boy Ishak sejumlah Rp2.000.000.000 dan dari pihak lain sejumlah Rp22.106.836.498.

Uang ini kemudian ia belikan aset berupa rumah, tanah, apartemen, kendaraan, dan yang lainnya, yang kini telah disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berikut daftar aset Mohamad Sanusi hasil dari TPPU:

1. Sebidang tanah beserta bangunan yang dinamakan ‘Sanusi Center’ yakni di Jalan Mushollah, Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, seluas 469 meter persegi atas nama Rully Farulian senilai Rp1.910.000.000 dan 330 meter persegi atas nama Angkie Sofianti senilai Rp1.090.000.000. Kedua tanah itu kemudian diatasnamakan Danu Wira.

2. Rumah Susun non Hunian Thamrin Executive Residence, Jalan Kebon Kacang Raya 1, Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, di lantai G Nomor 3A seluas 61,98 meter persegi seharga Rp847.548.886 dan Nomor 3B seluas 120,84 meter persegi seharga Rp1.652.451.114.

3. Perumahan Vimala Hills Villa and Resorts Cluster Alpen, Tipe 4 Bed Room E, seluas 540 meter persegi dengan luas bangunan 219 meter persegi, Jalan Alpen Permai Nomor 1, Desa Sukamahi, Kecamatan Mega Mendun, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan nilai Rp5.995.400.000.

4. Satu unit Satuan Rumah Susun di Soho Pancoran South Jakarta di Jalan MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan, Blok North Wing, lantai 16 No. 8 tipe Dakota dengan harga Rp3.211.243.200 atas nama terdakwa.

5. Dua unit Apartemen Callia (Park Center Pulomas), 1 unit Nomor 16 lantai 30 tipe 2 BRA Tower CL seluas 64 meter persegi senilai Rp858.224.074 di Jalan Kayu Putih Raya dan 1 unit Nomor 22 lantau 30 tipe 2 BRA Tower CL seluas 64 meter persegi senilai Rp867.756.897 dii Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

6. Satu rumah susun Residence 8 @Senopati, Tower 3 tipe H1 lantai 51, Jalan Senopati Nomor 8B, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan seluas 76 meter persegi dengan harga Rp3.150.000.000.

7. Satu unit rumah di Jalan Haji Kelik Komplek Perumahan Permata Regency Blok F Nomor 1, Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat seluas 206 meter persegi dengan harga Rp7.350.000.000.

8. Satu rumah di Jalan Saidi I Nomor 23 RT 011/RW 07, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan seluas 410 meter persegi dengan harga Rp16.720.000.000.

9. Mobil Audi A5 2.0 TFSI AT tahun 2012 nomor polisi B 22 EVE sebesar Rp875.000.000.

10. Mobil Jaguar tipe XJL 3.0 V6 A/T tahun 2013 nomor polisi B 123 RX senilai Rp2.250.000.000.

Kemudian Sanusi juga menyimpan uang sejumlah USD10 ribu di dalam brankas di lantai 1 rumah di Jalan Saidi I Nomor 23 RT 011/RW 07, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Atas perbuatannya, Sanusi diancam Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Miris, Siswa Ini Asyik Merokok Saat Guru Sedang Mengajar

Miris, Siswa Ini Asyik Merokok Saat Guru Sedang Mengajar

Jakarta – Foto siswa sekolah menengah atas (SMA) menjadi viral di dunia maya lantaran siswa ...