Home > Unik > Lucu > Kumpulan Humor Kocak Mengocok Perut Tentang Mukidi

Kumpulan Humor Kocak Mengocok Perut Tentang Mukidi

Jakarta – Dunia maya beberapa waktu ke belakang ini diramaikan oleh sosok Mukidi. Media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram tak lepas dari fenomena cerita humor Mukidi.

Kumpulan Humor Kocak Mengocok Perut Tentang Mukidi

Berikut Harian Indo hadirkan beberapa cerita humor Mukidi yang dilansir dari indowarta.com, Jumat (26/8/2016):

Mukidi dan istrinya

Ternyata Markonah, istri Mukidi, masih perawan. Dia pergi ke dokter kandungan utk periksa.

Waktu dokter mau periksa bagian dalam, terjadi percakapan:

Markonah: “Hati-hati periksanya ya Dok, saya masih perawan lho…”

Dokter: “Lho… katanya ibu sudah kawin-cerai 3x, mana bisa masih perawan…?? ”

Markonah: “Gini lho Dok, eks suami saya yang pertama ternyata impoten……!!”

Dokter: “Oh begitu… tapi suami ibu yang kedua tidak impoten kan….?”

Markonah: “Betul Dok, cuma dia Gay, jadi saya tidak pernah di-apa2in sama dia…”

Dokter: “Lalu suami ibu yang ketiga si Mukidi tidak impoten dan bukan gay kan….?”

Markonah: “Betul Dok, tapi ternyata dia itu orang partai…”

Dokter: “Lalu apa hubungannya dengan keperawanan ibu…??”

Markonah: “Dia? cuma janji-janji saja Dok, tidak pernah ada realisasinya….. Jadi cuma dicontreng aja, gak dicoblos……!!!

Mukidi tipu polisi

Di suatu jalan yg ramai di pinggir kota Semarang?
Karena takut terlambat, Mukidi, karyawan pabrik roti, melaju dgn motornya tanpa hiraukan rambu2 lalin.

Polantas: “Stopppp!”

Mukidi: “Kok disetop kenapa Pak?”

Polisi: ” Anda melanggar rambu2 lalulintas! Tolong keluarkan SIM, STNK dan KTP nya!”

Mukidi keluarkan jurus berkelit : “Maaf pak saya tidak punya, saya masih anak sekolah Pak…”

Polisi: “Kalau begitu motor saya tahan, dan Saudara saya tilang, siapkan uang Rp. 500.000,- untuk disetor ke BRI”

Mukidi coba berkelit lagi: “Tolong pak, kan saya anak sekolah, jadi nggak banyak punya uang, kita damai saja ya pak?…”

Polisi: “Memangnya kamu punya uang berapa buat damai….?”

Mukidi : “Saya lihat Bapak tadi merokok, bgmana saya belikan saja rokok di warung seberang jalan itu…”

Polisi: ” Ya sudah… beliin Marlboro ya, tapi motornya tetap disini.”

Mukidi langsung nyebrang jalan menuju warung, “Bang… saya disuruh ngambil rokok dulu sama pak polisi itu (sambil menunjuk Pak Polisi di seberang jalan).
Marlboro 4 bungkus!”

Tk.Warung: “Polisi yang mana…? Awas, Jangan coba2 menipu saya!!.”

Mukidi: “Yang itu! kemudian dia berteriak: “Pak, pak.. rokok yang ini ‘kan?” Sambil tunjukkan rokok Marlboro.

Polisi: “Yaaa siiippp…!”

Mukidi: “Tuh ‘kan… Nanti dia yang akan bayar…!” Sambil nyeberang jalan bawa 4 bungkus rokok!

Rokok yg 2 dia kantongi, yg 2 diserahkan: “Nih Pak, dua bungkus!.”

Polisi: “Hmm… , baiklah, Lain kali hati-hati ya!”

Mukidi : “Trims Pak…!”, terus tancap gas wuzz!

Dua jam kemudian…
Tk.Warung mendatangi pos polisi: “Pak, suruhan bapak tadi kan ngambil rokok Marlboro 4 bungkus, katanya bapak yang bayar.”

Polisi: “Haaahh!! Bedes sialan! Polisi pun berani juga dia tipu…!!!”

Mukidi ikut lomba nyanyi kemerdekaan

Mukidi : “enam belas agustus tahun empat lima…”.

Juri : “salah itu…, ulangi !”.

Mukidi: “enam belas agustus tahun empat lima…”.

Juri : “salah…, kesempatan terakhir!”

Mukidi: “saya ndak salah pak, sampean dengar saya nyanyi dulu”.

Akhirnya juri serius mendengarkan Mukidi bernyanyi.

Mukidi: “enam belas agustus tahun empat lima…, BESOKNYA hari Kemerdekaan kita…”

(Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Masyarakat Ramai-Ramai Berfoto Dengan Tiang Yang Ditabrak Fortuner Setya Novanto

Masyarakat Ramai-Ramai Berfoto Dengan Tiang Yang Ditabrak Fortuner Setya Novanto

Jakarta – Berita terkait mobil Fortuner berpenumpang Ketua DPR RI Setya Novanto yang baru-baru ini ...