Home > Ragam Berita > Nasional > Sandiaga Nilai Pemprov DKI Hanya Tinggalkan Masalah Kesejahteraan

Sandiaga Nilai Pemprov DKI Hanya Tinggalkan Masalah Kesejahteraan

Jakarta – Sandiaga Uno beberapa waktu ini dikabarkan bakal maju dalam Pilgub DKI 2017. Namun, sebelum pemilihan berlangsung, calon yang diusung Partai Gerindra tersebut memberikan kritik terhadap pemerintahan. Dia menilai, Pemprov DKI tidak bisa berfokus saat membangun wilayahnya.

Sandiaga Nilai Pemprov DKI Hanya Tinggalkan Masalah Kesejahteraan

Menurutnya, dari sosialisasi yang ia lakukan di 267 kelurahan dan jajak pendapat setiap bulannya, Pemprov DKI belum menyentuh soal kesejahteraan masyarakat.

”Setiap bulan dalam survei yang kami lakukan terbukti pemprov gagal fokus. Jakarta yang baik dengan segala potensinya masih menyisakan masalah kesejahteraan, lapangan kerja, perut. Nah kalau pemerintah hanya fokus memikirkan pembangunan infrastruktur, ini menunjukkan ada satu gap,” jelas Sandi di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2016).

Dia menjelaskan, dalam setiap blusukan, para warga, terutama kalangan menengah ke bawah, meminta jika sudah menjadi pemimpin kelak, ia tak melupakan masyarakat kecil.

”Kalau saya turun ke bawah, saya selalu dipegang tangannya, ‘Pak jangan lupakan kami.’ Saya keliling di 267 kelurahan, yang saya sayangkan mereka belum pernah bertatap muka dengan pak gubenur,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Video, Ustad Hasyim Yahya Menyebut Musuh Umat Muslim Adalah Densus dan BNN

Video, Ustad Hasyim Yahya Menyebut Musuh Umat Muslim Adalah Densus dan BNN

Jakarta – Baru-baru ini, beredar sebuah video ceramah dari Ustaz Hasyim Yahya. Ceramah tersebut kini ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis