Home > Travel & Kuliner > Kuliner > Pantas Saja Ramai, Pelayan di Restoran Ini Nyaris Tanpa Busana

Pantas Saja Ramai, Pelayan di Restoran Ini Nyaris Tanpa Busana

Hainan – Sebuah restoran di Hainan yang bernama The Musical Barbecue Restaurant nampak begitu ramai dipadati pengunjung yang ingin masuk ke restoran itu hingga rela antri meskipun restoran ini baru dibuka satu minggu lalu.

Pantas Saja Ramai, Pelayan di Restoran Ini Nyaris Tanpa Busana

Bila telah memasuki restoran yang terletak di tepi pantai ini baru pengunjung paham mengapa restoran ini begitu ramai pengunjung. Ternyata para pelayan wanitanya hilir mudik melayani pesanan pengunjung hanya mengenakan bikini two pieces. Bahkan karena minimnya, mereka terlihat nyaris telanjang.

Beberapa pengunjung mengucapkan selamat kepada pemilik restoran karena kagum akan ide dalam melakukan pelayanan yang mereka sebut sebagai “Promosi Musim Panas”.

Namun demikian, ternyata tidak semua pengujung yang senang dengan konsep dari restoran ini. Pengujung yang tidak senang itu kemudian melaporkan keberadaan restoran ini ke pihak kepolisian.

Kini, setelah hanya beroperasi selama satu minggu, The Musical Barbecue Restaurant, harus menutup usahanya karena dinilai tidak beretika dengan mempekerjakan pelayan-pelayan wanita berpakaian minim.

Pihak berwenang mengatakan bahwa menggunakan jasa pelayan nyaris telanjang menunjukkan “rasa rendah dan bertentangan nilai-nilai etika”. Restoran akan kembali diijinkan buka bila telah membuat beberapa penyesuaian
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Resep Bakmi Puyuh, Hidangan Mewah untuk Akhir Pekan

Jakarta – Akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga. Menikmati sajian istimewa ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis