Home > Hiburan > Gosip > Dijamu Makan Malam, Ini Harapan Dewi Persik Untuk Ahok

Dijamu Makan Malam, Ini Harapan Dewi Persik Untuk Ahok

Jakarta – Pada jamuan makan malam bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Jumat (2/9/2016) malam di rumah dinas gubernur, Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat, penyanyi, Dewi Persik merupakan salah satu artis yang hadir.

Dijamu Makan Malam, Ini Harapan Dewi Persik Untuk Ahok

DePe mengaku banyak mengobrol dengan Basuki atau Ahok dalam jamuan makan malam tersebut. Namun mantan istri Syaipul Jamil tersebut mengaku tidak membahas mengenai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang.

“Kami cuma makan saja. Enggak ada (bicara pilkada), pokoknya saya doakan Pak Ahok semoga tetap sehat dan berkomitmen,” kata Dewi.

Acaar jamuan makan malam tersebut dimulai dari pukul 18.00 hingga 21.30. Penyanyi dangdut tersebut menilai Ahok merupakan sosok pribadi yang low profile.Ā Selain Dewi Persik, beberapa artis lain yang ikut makan malam di rumah dinas gubernur seperti Maia Estianty, Isyana Sarasvati, Sandy Shandoro, Sandra Dewi, dan lain-lain.

“Makanya ngobrolnya enak aja. Seperti teman saja,” kata Dewi. Saat ditanya dukungannya pada Pilkada DKI Jakarta 2017, Dewi tak mau menanggapi. Termasuk apakah dirinya akan mendukung Ahok atau pesaingnya, Sandiaga Uno.

“Enggak tahu. Aku enggak mau ngomong soal politik,” kata Dewi.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Yuyun Wahyuni Yang Disebut Istti Kedua Ustad Al Habsyi Sering Diajak Ceramah ?

Yuyun Wahyuni Yang Disebut Istti Kedua Ustad Al Habsyi Sering Diajak Ceramah ?

Jakarta – Pernikahan kedua dari Ustad Ahmad Al Habsyi dibongkar oleh kuasa hukum dari Putri ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis