Home > Gaya Hidup > Kesehatan > 6 Efek Negatif Tidur Terlalu Lama

6 Efek Negatif Tidur Terlalu Lama

Jakarta – Tidur berkualitas memiliki dampak positif bagi tubuh Anda. Sementara kurang tidur membuat Anda berpeluang mengalami obesitas dan kematian dini. Namun, tidur terlalu banyak juga tidak lebih baik.

6 Efek Negatif Tidur Terlalu Lama

“Individu yang tidur lebih dari 10 jam per hari memiliki kondisi kesehatan yang lebih buruk dibandingkan mereka yang tidur 7 hingga 8 jam,” ujar Susan Redline, profesor di bidang pengobatan tidur di Harvard seperti dilansir dari metrotvnews.com, Sabtu (3/9/2016).

Sebanyak 30 persen penduduk Amerika Serikat (AS) memiliki durasi tidur yang lebih lama dari normal.

Lantas, apa sajakah bahaya tidur lebih dari 8 jam? Berikut pembahasannya.

1. Berisiko tinggi terkena penyakit jantung

Tidur lebih dari 8 jam di malam hari dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, yang merupakan penyebab kematian pertama di Amerika Serikat, sebesar 34 persen.

2. Sulit menurunkan berat badan

“Seseorang yang obesitas biasanya tidur lebih lama. Dan bila Anda suka tidur terlalu lama, biasanya Anda obesitas,” ujar Michael Irwin, profesor ilmu psikiatri dan perilaku di David Geffen School of Medicine di UCLA.

Secara teori, terlalu banyak tidur berarti sedikit kegiatan. Hal ini dikarenakan waktu banyak terpakai untuk tidur. Dengan kata lain, semakin banyak tidur, semakin sedikit gerak.

3. Risiko terkena diabetes

Terlalu banyak tidur dapat meningkatkan gula darah (yaitu glukosa) sehingga risiko terkena diabetes tipe 2 semakin besar.

4. Kemampuan otak cepat menua

Sebuah penelitian yang diterbiatkan dalam Journal of the American Geriatrics Society mengungkapkan bahwa tidur jangka panjang yang kronik dapat mempertua otak dua tahun lebih cepat danmembuat sulit melakukan kegiatan sehari-hari.

Irwin menambahkan, tidur lama menimbulkan masalah pada fungsi dasar mental di mana terbangun di malam hari akan sering terjadi. Jika demikian, Anda akan membutuhkan waktu tidur lagi.

5. Berisiko kematian dini

Sebuah studi epidemologi berskala besar menunjukkan bahwa orang yang tidur lebih lama berisiko meninggal lebih cepat. Tak ada yang mengetahui penyebabnya, namun kemungkinan karena terjadi inflamasi.

6. Merusak mood

Depresi dan tidur adalah dua hal yang saling berkaitan. Menurut Irwin, orang yang depresi tidur lebih lama. Dan hal tersebut justru membuat seseorang semakin depresi.

Namun, tak semua orang mengalami hal tersebut. Dalam beberapa kasus, mempercepat waktu bangun akan mengembalikan semangat. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Virus Ini Bisa Picu Kematian Bayi dalam Kandungan

Virus Ini Bisa Picu Kematian Bayi dalam Kandungan

Medan – Virus Rubella atau yang juga dikenal dengan nama campak Jerman bisa menyerang wanita ...