Home > Ragam Berita > Nasional > Ratusan WNI Calhaj di Filipina Bakal Dipulangkan ke Tanah Air

Ratusan WNI Calhaj di Filipina Bakal Dipulangkan ke Tanah Air

Jakarta – Beberapa waktu lalu, 168 WNI calon haji (calhaj) gagal berangkat dari Filipina. Keberangkatan tersebut berhasil digagalkan otoritas Filipina. Berdasar informasi, mereka tiba di di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (4/9/2016), pukul 13.30 WIB. Pernyataan tersebut pun diungkapkan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal.

Ratusan WNI Calhaj di Filipina Bakal Dipulangkan ke Tanah Air

”Mereka (168 WNI) sudah selesai immigration clearance (izin pembebasan imigrasi) di Bandara Internasional Manila,” katanya.
Menurut Iqbal, izin pembebasan imigrasi akhirnya diberikan untuk deportasi pada Sabtu (3/4), setelah KBRI Filipina melakukan berbagai upaya, termasuk memberikan kartu jaminan tambahan kepada 168 WNI tersebut.

Kemlu khusus menyewa pesawat Air Asia guna memulangkan ke-168 calhaj yang ditahan otoritas Filipina karena menggunakan paspor palsu Fiipina pada 19 Agustus 2016. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

Duta Besar RI untuk Filipina Johny Lumintang turut mendampingi perjalanan pulang 168 calhaj tersebut dan direncanakan akan melakukan serah terima dengan pemerintah daerah setempat asal para WNI itu.

Sebelum tiba di Jakarta, Dubes Johny akan menyerahkan 101 calhaj asal Sulawesi Selatan dan satu WNI asal Sulawesi Barat di Bandara Sultan Hassanudin, kemudian 67 WNI lainnya akan diserah-terimakan kepada masing-masing Pemda daerah asal mereka di Bandara Soekarno-Hatta.

Selain dari Sulawesi, calhaj tersebut berasal dari Banten (4 orang), Jakarta (6 orang), Jawa Barat (6 orang), Jawa Tengah (19 orang), Jawa Timur (12 orang), Jambi (4 orang), Kalimantan Timur (13 orang), Kalimantan Utara (7 orang), Yogyakarta (2 orang), Sulawesi Barat (1 orang), Sumatera Utara (1 orang), dan Kepulauan Riau (1 orang).

Sementara itu, sembilan WNI lainnya yang termasuk dalam rombongan calhaj tersebut masih perlu tinggal di Manila karena otoritas Filipina masih memerlukan beberapa informasi dari mereka.

Dalam investigasi lebih lanjut itu, kesembilan WNI tetap diizinkan tinggal di fasilitas yang disediakan KBRI Manila.

x

Check Also

Ditanya Soal Pidato Pribumi Anies Baswedan, Ini Tanggapan Jokowi

Ditanya Soal Pidato Pribumi Anies Baswedan, Ini Tanggapan Jokowi

Bandung – Presiden Joko Widodo enggan untuk ikut berkomentar terkait polemik pidato Gubernur DKI Jakarta ...