Home > Hiburan > Film > Pemutaran Perdana Film Warkop DKI Reborn Buat Indro Was-Was

Pemutaran Perdana Film Warkop DKI Reborn Buat Indro Was-Was

Jakarta – Indro Warkop mengaku khawatir dan was-was jelang pemutaran perdana Film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 yang terbatas untuk media dan undangan khusus.

Pemutaran Perdana Film Warkop DKI Reborn Buat Indro Was-Was

Namun perasaan itu mulai reda dengan sendirinya saat film mulai berjalan. Kemudian perasaannya kembali campur aduk kala Indro teringat dua rekannya di grup Warkop, Dono dan Kasino yang telah tiada.

“Saya sempat deg-degan. Tapi setelah film selesai saya bahagia banget. Terima kasih Tora, Abi dan Vino. Mereka membawakan peran Warkop dengan baik,” kata Indro saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (2/9/2016).

Baginya, film Warkop DKI Reborn adalah cara penghormatan yang benar-benar brilian pada grup lawak Warkop DKI. Indro yakin, Dono dan Kasino pasti senang apabila bisa melihat film itu.

“Ini komitmen kita di industri perfilman. Bagi kami, Warkop memang layak diapresiasi. Makanya kami rela melakukan promosi besar,” kata sang produser Frederica.

Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 menampilkan Abimana sebagai Dono, Vino G Bastian sebagai Kasino, dan Tora Sudiro sebagai Indro. Film garapan sutradara Anggy Umbara ini akan tayang serentak di bioskop mulai 8 September 2016 mendatang. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Mengandung unsur LGBT, Akankah Film Beauty and the Beast Tayang di Indonesia ?

Mengandung unsur LGBT, Akankah Film Beauty and the Beast Tayang di Indonesia ?

Jakarta – Film terbaru Emma Watson, Beauty and the Beast, menuai kontroversi. Film yang mengisahkan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis