Home > Ragam Berita > Internasional > Model Hot Asal Inggris Sering Berkampanye Untuk ISIS di FB

Model Hot Asal Inggris Sering Berkampanye Untuk ISIS di FB

London – Model panas asal Inggris, Kimberley Miners, secara mengejutkan diburu oleh Kepolisian Inggris karena sering melakukan kampanye untuk mendukung ISIS di jejaring sosial Facebook.

Model Hot Asal Inggris Sering Berkampanye Untuk ISIS di FB

Perempuan berusia 27 tahun yang pernah tampil tanpa sehelai benang pun di majalah The Sun ini diketahui memakai nama akun Aisha Lauren al-Britaniya untuk memposting tulisan-tulisannya di Facebook.

Salah satu postingan Miners menampilkan foto seorang perempuan menggunakan burqa dan membawa senjata laras panjang.

Seperti dilansir dari The Telegraph, Senin (5/9/2016), Miners pada akhir pekan lalu diketahui telah berangkat ke Turki untuk masuk Suriah.

Sebelumnya, kepolisian London sudah memberikan peringatan kepada Miners hingga empat kali dan menawarkannya untuk mengikuti program antiradikalisasi.

Dia mengaku tidak sepakat dengan ISIS dan hanya memiliki kepedulian untuk membantu anak-anak pengungsi di Suriah.

Tapi Miners juga mengakui memiliki kontak langsung melalui Facebook dengan seorang yang disebut-sebut sebagai rekruiter ISIS, yakni Abu Usamah al-Britani.

Abu Usamah al-Britani adalah sosok yang dicurigai kerap menggunakan media sosial untuk merekrut jihadis-jihadis baru dari Inggris dan negara-negara barat untuk menjadi pelaku bom bunuh diri.

Pekan lalu, Abu Usamah mengunggah gambar seekor kucing yang didandani mengenakan rompi bom bunuh diri. Gambar tersebut oleh Miner kemudian direspons dengan memberi emoticon senyum.

Salah seorang kerabat Miners yang enggan disebutkan namanya mengatakan, Miners mengalami perubahan sejak setahun belakangan. Perubahan tersebut dipicu oleh kematian ayahnya.

“Kondisinya tidak pulih setelah itu,” kata kerabat Miners.

Belakangan ini Miners terlihat menemukan kebahagiaan sejak berkenalan dengan beberapa kenalan Muslim.

Oktober 2015 silam, ia mengaku telah berkunjung ke Turki hingga dua kali dan tinggal di kamp pengungsi yang dekat dengan perbatasan Suriah.

“Miners mengatakan bahwa di sana dia melihat bocah berumur tiga tahun dan seorang bayi di pinggir jalan. Dia merasa bahwa dia harus menyampaikan kondisi tersebut kepada semua orang agar anak-anak itu tertolong,” ungkapnya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Terkait Rencana Penghancuran Misil Syria, Dubes Israel Dipanggil Otoritas Rusia

Terkait Rencana Penghancuran Misil Syria, Dubes Israel Dipanggil Otoritas Rusia

Moskow – Ancaman Menteri Pertahanan Israel Avigdor Liberman untuk menghancurkan sistem pertahanan misil Syria jika ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis