Home > Ragam Berita > Nasional > Pemkot Surabaya Lakukan Rekonstruksi Perobekan Bendera di Hotel Yamato, Lalu Lintas Sekitar Jalan Tunjungan Dialihkan

Pemkot Surabaya Lakukan Rekonstruksi Perobekan Bendera di Hotel Yamato, Lalu Lintas Sekitar Jalan Tunjungan Dialihkan

Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melakukan rekonstruksi perobekan bendera di Hotel Yamato, sekarang Hotel Majapahit, pada hari Senin (19/9/2016) sebagai salah satu rangkaian dari peringatan Hari Pahlawan 10 November.

Pemkot Surabaya Lakukan Rekonstruksi Perobekan Bendera di Hotel Yamato, Lalu Lintas Sekitar Jalan Tunjungan Dialihkan

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Surabaya Wiwiek Widayati, rekonstruksi tersebut akan diikuti oleh dua ribu pelajar, veteran, dan komunitas pecinta sejarah.

“Kegiatan ini akan dilangsungkan pada Senin (19/9) pukul 10.00 Wib. Seluruh peserta dan warga yang ingin berpartisipasi diharapkan berdandan serta mengenakan pakaian pejuang tempo dulu,” kata Wiwiek, Sabtu (17/9/2016).

Selain itu, Walikota Surabaya Tri Rismaharini dijadwalkan juga akan hadir memberikan pidato kebangsaan.

Terkait acara rekonstruksi, Jalan Tunjungan Surabaya akan ditutup total sejak pukul 06.00 WIB hingga rangkaian acara selesai digelar.

Untuk itu Dinas Perhubungan Kota Surabaya akan melakukan beberapa rekayasa arus lalu lintas dengan penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Jalan Tunjungan.

Lalu lintas dari Jalan Blauran sementara akan dialihkan ke Jalan Bubutan dan kemudian akan dibelokkan ke Jalan Penghela.

“Arus lalu lintas di sekitar Jalan Genteng kali akan diarahkan ke Jalan Undaan, dan ke selatan melalui Jalan Ngemplak. Sedangkan yang mau menuju Jembatan Genteng Besar, akan diarahkan melalui simpang dukuh,” kata Kasubnit Surabaya Selatan Dishub Surabaya A Gunardi.

Sedangkan untuk area parkir bagi warga yang ingin menonton akan disediakan di Jalan Genteng Kali depan Siola, dan di Gedung Siola. Selain itu, bisa di Jalan Tanjung Anom, Jalan Genteng Besar, dan Jalan Embong Malang (pintu masuk pasar tunjungan).

“Bagi tamu Hotel Varna, Hotel Majapahit dan Hotel Swiss Bellin, kami akan melakukan contraflow di Jalan Simpang Dukuh,” ujar Gunardi.

“Kita himbau kepada masyarakat untuk menghindari sementara kawasan yang mengarah ke Jalan Tunjungan sehingga tidak terjadi penumpukan dan kami mohon maaf jika nantinya ada kepadatan yang terjadi,” pungkas Gunardi.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Elektabilitas Jokowi di Bawah 50 Persen, Gerindra Optimis Prabowo Menang Pilpres 2019

Jakarta – Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menilai hasil survei dari beberapa lembaga ...