Home > Ragam Berita > Internasional > Presiden Duterte Akui Masih Butuh Amerika Serikat Hadapi China

Presiden Duterte Akui Masih Butuh Amerika Serikat Hadapi China

Manila – Manila – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, yang pada beberapa hari lalu ‘sangat galak’ terhadap Amerika Serikat (AS) kini sepertinya telah melunak, bahkan Duterte mengakui bahwa Filipina masih membutuhkan AS dalam kaitannya menghadapi klaim China atas wilayah perairan Laut China Selatan.

Presiden Duterte Akui Masih Butuh Amerika Serikat Hadapi China

Pernyataan Presiden Duterte ini disampaikan pada Selasa (20/9/2016), sekaligus untuk meluruskan pernyataannya sebelumnya yang meminta agar semua pasukan khusus AS hengkang dari wilayah Filipina bagian selatan.

Menurut mantan Wali Kota Davao ini perkataannya pada waktu itu di dalam konteks menyampaikan keinginan warga Moro atau Muslim di Mindanao yang menuntut pengakuan dari Amerika Serikat soal pembunuhan brutal yang terjadi pada 100 tahun yang lalu.

”Saya tidak pernah mengatakan (pasukan AS) hengkang dari Filipina, setelah semuanya, kita membutuhkan mereka ada di Laut China. Kami tidak memiliki persenjataan,” katanya, seperti dikutip dari Inquirer, Rabu (21/9/2016).

Duterte mengakui Filipina belum siap jika harus berhadap-hadapan dengan China dalam waktu dekat ini. Duterte menganggap jika terjadi perang dengan China maka itu merupakan pembantaian bagi Filipina.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Kapolri Ganti Kapolda Metro Jaya, Ini Sebabnya

Kapolri Ganti Kapolda Metro Jaya, Ini Sebabnya

Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian melakukan pergantian beberapa perwira tinggi Polri melalui telegram ...