Home > Ragam Berita > Nasional > Warga Surabaya Lega Risma Tak Jadi Digondol Ke Jakarta

Warga Surabaya Lega Risma Tak Jadi Digondol Ke Jakarta

Surabaya – DPP PDI Perjuangan tidak merekomendasikan Tri Rismaharini (Risma) untuk maju pada Pemilihan Gubernur DKI. Kabar itu pun menuai kegembiraan warga Surabaya, Jawa Timur.

Warga Surabaya Lega Risma Tak Jadi Digondol Ke Jakarta

Puluhan warga langsung menggelar syukuran usai mendengarkan pengumuman dari DPP PDI-P. DPP menyebutkan mengusung pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat sebagai cagub dan cawagub DKI periode 2017 hingga 2022.

Warga yang berkumpul di Taman Bungkul Surabaya, Selasa (20/9/2016) malam, pun bersuka cita. Artinya, wali kota mereka tak hijrah ke DKI.

“Kami bersyukur, gembira, PDIP tidak menurunkan rekomendasi untuk Bu Risma menjadi calon Pilgub DKI Jakarta. Karena itulah kami menggelar sykuran sebagai rasa syukur, rasa bahagia kami Bu Risma tetap di Surabaya,” kata Ketua Love Suroboyo Community, Sandy Setiawan.

Dalam syukuran tersebut, puluhan orang itu memakai pakaian serba putih kombinasi merah. Sebagian mereka membawa beberapa makanan tempeh yang berisi berbagai ubi jalar. Hasil syukuran ini kemudian dibagikan kepada para warga yang sedang menikmati indahnya malam hari di Taman Bungkul.

Di sela-sela tasyakuran, mereka sambil menyanyikan yel-yel “Risma Siapa Yang Punya, Yang Punya Warga Surabaya”. Sesekali dari mereka beroarasi menyampaikan kepada masyarakat bahwa Risma tetap memimpin Kota Surabaya hingga berakhirnya masa jabatan 2015-2021.

“Aksi ini kami lakukan sebagai kecintaan rakyat Surabaya terhadap Risma, pemimpin yang kami kenal baik,” katanya.

Nama Risma sempat mencuat karena diperkirakan akan diusung oleh PDI-P sebagai calon gubernur DKI untuk melawan petahana, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) pada Pilgub DKI. Hanya sosok Risma yang dianggap mampu menumbangkan Ahok.

Sandy menjabarkan, munculnya kabar tersebut adalah nuansa untuk menjegal Risma agar lengser dari jabatannya. Terdapat kelompok-kelompok tertentu yang menghendaki Risma bertolak ke Jakarta, untuk mencapai kepentingannya di Surabaya.

“Ada nuansa penjegalan secara halus yang meminta Risma untuk menjabat di Pilgub DKI Jakarta. Maka itu, kami sebagai warga Surabaya akan menjaga betul agar Bu Risma tetap memimpin Surabaya, karena pemimpin baik dan jujur itu sangat langkah,” ujar Sandy.

PDIP mengumumkan 101 calon kepala daerah yang diusung untuk bertarung di Pilkada serentak Februari 2017. Di DKI Jakarta, PDI P resmi memutuskan mengusung pasangan petahana Ahok-Djarot. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Dukung Anies-Sandi, PAN Sudah Minta Ijin Megawati dan Jokowi

Dukung Anies-Sandi, PAN Sudah Minta Ijin Megawati dan Jokowi

Jakarta – Baru-baru ini, Partai Amanat Nasional (PAN) telah mendeklarasikan dukungannya untuk calon gubernur dan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis