Home > Ragam Berita > Internasional > Otoritas Keamanan Malaysia Ciduk Puluhan WN Filipina

Otoritas Keamanan Malaysia Ciduk Puluhan WN Filipina

Sandakan – Puluhan WN Filipina diciduk di perairan Kota Sandakan, Sabah. Sekitar 37 orang tersebut dikabarkan kabur dari negaranya. Sebagaimana diketahui, wilayah selatan Filipina sedang dilanda konflik berkepanjangan.

Otoritas Keamanan Malaysia Ciduk Puluhan WN Filipina

Sebagaimana diberitakan The Star pada Jumat (23/9/2016) Kepala Polisi Air Sandakan, Mazre Che Mahmod mengatakan, penangkapan itu berawal ketika anggotanya yang tengah berpatroli menghentikan perahu di perairan Nunuyan pada Selasa, 20 September tengah malam. Ternyata di perahu tersebut ada delapan warga Filipina.

Berselang 12 jam kemudian, polisi air kembali mencegat perahu yang sedang berlayar di rawa perairan Nunuyan. Di perahu itu terdapat 20 warga Filipina. Penangkapan itu berlanjut pada Kamis 22 September, ketika polisi air Malaysia menghentikan perahu di Pamaguan yang sedang membawa sembilan warga Filipina.

”Ada kemungkinan mereka masuk ke Sabah karena (melarikan diri dari) operasi militer melawan Abu Sayyaf serta (pembunuhan) terhadap para tersangka kasus narkoba di Filipina bagian selatan,” ujar Mahmoud.

Saat ini otoritas di Malaysia memang dalam keadaan waspada akibat kekhawatiran para anggota militan Abu Sayyaf masuk ke wilayah Negeri Jiran demi menghindari serangan militer Filipina. Dilaporkan, penangkapan itu berselang beberapa hari usai polisi menangkap seorang pria asal Filipina berusia 33 tahun di rumahnya yang berlokasi di Kampung Mangkalinau.

Selain pria itu, polisi juga menahan putrinya yang berusia 13 tahun serta menyita 30 peluru M-16, sebilah pedang, walki-talkie, pondel dan seragam militer. (Tita yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Usai Bertemu Putin di Jerman, Donald Trump Hentikan Program Rahasia CIA di Suriah

Usai Bertemu Putin di Jerman, Donald Trump Hentikan Program Rahasia CIA di Suriah

Jakarta – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kabarnya telah menghentikan program rahasia Badan Intelijen Pusat ...