Home > Ragam Berita > Internasional > Tembakkan Senjata di Keramaian, Tentara Mabuk Ini Tewaskan 13 Warga

Tembakkan Senjata di Keramaian, Tentara Mabuk Ini Tewaskan 13 Warga

Beni – Mabuk memang dapat mengakibatkan hilang kendali. Misalnya yang dilakukan tentara ini. Aksinya mengakibatkan kepanikan. Selain itu, 13 warga sipil tewas. Kejadian tragis tersebut berlangsung pada Sabtu (24/9/2016) di Beni, Republik Demokratik Kongo.

Tembakkan Senjata di Keramaian, Tentara Mabuk Ini Tewaskan 13 Warga

”Insiden terjadi saat seorang saat seorang tentara mabuk yang berpakaian sipil melepaskan empat tembakan dari senjatanya dan menyebabkan kepanikan. Delapan orang tewas tenggelam saat mencoba lari dengan terjun ke sungai, empat terbunuh akibat kejahatan, dan satu orang karena serangan jantung,” kata Wali Kota Beni Jean Edmond Nyonyi sebagaimana diberitakan Guardian pada Minggu (25/9/2016).

Warga Beni yang terletak di daerah bergejolak di Kongo memang kerap kali dicemaskan dengan ancaman kekerasan bersenjata. Sebanyak 51 orang terbunuh di kota itu dalam sebuah pembantaian pada Agustus lalu. Insiden ini menimbulkan protes besar-besaran di Ibu Kota Kinshasha.

Sejak Oktober 2014 sedikitnya 700 orang telah tewas dalam pembantaian yang terjadi di Kongo. Sebagian besar pembantaian itu dituduhkan kepada kelompok ekstremis Islam asal Uganda, Allied Democratic Forces. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Sentil Terorisme, Trump : "Kita Akan Musnahkan Mereka Dari Muka Bumi"

Sentil Terorisme, Trump : “Kita Akan Musnahkan Mereka Dari Muka Bumi”

Washington DC – Pada Jumat (20/1/2017) siang waktu setempat atau Jumat (20/1/2017) malam WIB, Presiden Amerika ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis