Home > Olahraga > Bola > Antonio Conte Akui Kurang Tidur Dua Hari Akibat Kekalahan Menyakitkan Dari Arsenal

Antonio Conte Akui Kurang Tidur Dua Hari Akibat Kekalahan Menyakitkan Dari Arsenal

London – Kekalahan yang telah dialami Chelsea dari Arsenal dengan skor 3-1 ternyata membuat sang pelatih Chelsea, Antonio Conte tak bisa tidur. Kekalahan tersebut juga bisa mengancam target yang telah direncanakan dirinya ketika kampanye Liga Primer Inggris musim ini.

Antonio Conte Akui Kurang Tidur Dua Hari Akibat Kekalahan Menyakitkan Dari Arsenal

Namun kini yang menjadi target utama The Blues kali ini adalah perbaikan prestasi. Hal tersebut disebabkan karena Chelsea hanya berakhir di urutan kesepuluh musim kemarin dan gagal berpartisipas di Liga Champions musim 2016/17.

“Kami harus berkembang lebih banyak jika ingin terus berada di papan atas dan bukannya papan tengah,” ujar sang manajer asal Italia.

“Tapi pesan saya tidaklah penting, yang terpenting ada di atas lapangan. Kami semua harus bisa memahaminya dan sesegera mungkin menemukan solusi tepat.”

“Saya susah tidur setelah kala seperti lawan Arsenal, saya susah tidur selama dua malam. Ketika saya tak tidur, saya merefleksikan apa yang terjadi. Selalu penting untuk bisa melakukannya,” imbuh Conte.

“Memang waktu itu saya marah saat jeda pertandingan, tapi memilih untuk diam. Ada aturan di ruang ganti. Jelas saya marah, pemain juga sama, kami tak puas dengan performa.”

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Buffon Jalani Laga Ke-1.000 Sepanjang Kariernya

Buffon Jalani Laga Ke-1.000 Sepanjang Kariernya

Palermo – Kiper Timnas Italia dan Juventus, Gianluigi Buffon, menorehkan catatan spesial saat menjalani laga ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis