Home > Ragam Berita > Nasional > Kejati Jatim Terima Pelimpahan Berkas Pembunuh Eks Santri Dimas Kanjeng

Kejati Jatim Terima Pelimpahan Berkas Pembunuh Eks Santri Dimas Kanjeng

Surabaya – Abdul Gani beberapa waktu lalu tewas dibunuh. Kini berkas perkara 4 tersangka tersebut telah dilimpahkan ke Kejati Jatim. Sebagaimana diketahui, korban adalah mantan pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Selain itu, dia pernah menjabat ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng. Berkas tersebut pun telah dinnyatakan sempurna.

Kejati Jatim Terima Pelimpahan Berkas Pembunuh Eks Santri Dimas Kanjeng

“Berkas perkara empat tersangka ini hari ini kita limpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur,” kata Kasubdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim AKBP Taufik Herdiansyah di gedung Ditreskrimum, Jalan A Yani, Surabaya, Kamis (29/9/2016).

Keempat tersangka yang berkas perkaranya dilimpahkan ke jaksa penuntut umum. Para tersangka adalah WW, WD, KD, dan BR.

“Sudah lengkap, tinggal pelimpahan tahap dua,” tuturnya.

Pada kasus pembunuhan Abdul Gani warga Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, polisi menetapkan 10 orang tersangka. Dari 10 tersangka itu, empat di antaranya berkasnya sudah lengkap. 1 Tersangka lagi ditangani oleh POM TNI AU, karena melibatkan anggota aktif. 1 Tersangka yakni Dimas Kanjeng Taat Pribadi sebagai otak utama pembunuhan Abdul Gani.

Sebagaimana diketahui, pada 13 April 2016, Abdul Gani dibunuh oleh tersangka di salah satu ruangan di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Wangkal, Kabupaten Probolinggo. Pembunuhan itu dilakukan dengan berencana. Setelah terbunuh dengan cara dicekik lehernya dengan menggunakan tali, serta melakban mulut korban dan membekup wajah korban dengan plastik kresek. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Foto, Paspampres Cantik Ini Curi Perhatian Publik Saat Kawal Jokowi di Tanjung Priok

Foto, Paspampres Cantik Ini Curi Perhatian Publik Saat Kawal Jokowi di Tanjung Priok

Jakarta – Setiap Presiden pastilah memiliki Paspampres tak terkecuali Presiden Jokowi. Namun menariknya paspampres ternyata ...