Home > Ragam Berita > Nasional > Kematian Akseyna Hingga Kini Masih Menjadi Misteri

Kematian Akseyna Hingga Kini Masih Menjadi Misteri

Jakarta โ€“ Anda tentu masih mengingat kasus kematian mahasiswa UI Akseyna Ahad Dori, 18. Dia didapati tidak bernyawa di Danau Balairung, UI Depok, Jawa Barat. Namun, hingga sekitar setahun, Polda Metro Jaya belum bias menguak misteri tersebut. Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan pun meminta tambahan waktu agar bisa menguak kasus tersebut.

Kematian Akseyna Hingga Kini Masih Menjadi Misteri

“Saya minta waktu karena kan ritme pekerjaan luar biasa. Jadi kami minta waktu untuk kita gelar perkara dan mempelajari kembali kasus terungkap atas data. Jadi mohon waktu ya,” ujar Iriawan di Rusun Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (30/9/2016).

“Karena banyak yang harus kami jaga di Jakarta ini. Belum, sebentar lagi memasuki fase kampanye, persiapan pencalonan Pilkada,” sambungnya.

Keluarga Aksyena telah lama menunggu dan tidak dapat kejelasan soal kematian anaknya. Iriawan berjanji, pihaknya akan terus mengusut kasus ini.

“Pasti lah, tetap dilanjutkan,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Kamis 26 Maret 2015 lalu, Akseyna ditemukan tewas mengambang di danau UI. Saat ditemukan, jasad Akseyna terlihat membawa ransel yang diisi dengan batu. Sampai saat ini siapa pelaku pembunuhan Akseyna belum diketahui identitas dan keberadaannya. (Tita Yanuantari โ€“ harianindo.com)

x

Check Also

Polres Tarakan Ringkus Penyebar Video Panas Yang Melibatkan 2 Remaja

Polres Tarakan Ringkus Penyebar Video Panas Yang Melibatkan 2 Remaja

TARAKAN – Satreskrim Polres Tarakan berhasil meringkus terduga perekam dan penyebar video panas yang melibatkan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis