Home > Ragam Berita > Nasional > Sohibul Iman Imbau Ahok Mengambil Cuti

Sohibul Iman Imbau Ahok Mengambil Cuti

Jakarta – Cuti pejabat saat masa kampanye memang masih menjadi polemic. Nah, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman pun menegaskan, para calon yang bakal maju dalam pilgub diwajibkan cuti dari masa dinasnya. Tidak terkecuali calon pertahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Sohibul Iman Imbau Ahok Mengambil Cuti

“Tentu dari sisi infrastruktur itu incumbent kuat, jadi program ke bawah. Di situlah pentingnya incumbent harus cuti, kalau nggak dia punya infrastruktur yang terus dimanfaatkan,” kata Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman pada Jumat (30/9/2016).

Selain infrastruktur, incumbent juga memiliki keunggulan di bidang pemerintahan, juta tingkat keterkenalan yang tinggi. Ahok semakin diwaspadai karena diusung parpol yang kuat pula yakni PDIP, Golkar, NasDem, dan Hanura.

“Incumbent itu di mana-mana punya kelebihan. Kelebihan knowledge pemerintahan DKI, ini lebih tahu dari yang lain. Dia bisa mengemas isu-isu. Dari sisi infrastruktur incumbent punya program ke bawah, dari situlah incumbent harus cuti, dia punya infrastruktur yang terus dimanfaatkan. Nah tentu pengenalan publik juga baik, jadi Ahok ini kuat,” katanya.

Meski menilai Ahok kuat, Sohibul Iman memprediksi Pilgub DKI bakal seru. Dia yakin Pilgub DKI bakal berlangsung dua putaran. Sebab, Ahok-Djarot Saiful Hidayat bakal menghadapi lawan berat. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Beredar Foto Bocah Kecil Ikut Demo 161 Meski Kakinya Patah

Beredar Foto Bocah Kecil Ikut Demo 161 Meski Kakinya Patah

Jakarta – Walaupun dalam kondisi tidak sehat, seorang anak asal Penjaringan, Jakarta Utara, tetap nekat ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis