Home > Ragam Berita > Nasional > Polisi Segera Panggil Marwah Daud Ibrahim Terkait Padepokan Dimas Kanjeng

Polisi Segera Panggil Marwah Daud Ibrahim Terkait Padepokan Dimas Kanjeng

Surabaya – Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang saat ini ditahan di Polda Jawa Timur karena menjadi tersangka kasus pembunuhan dua orang mantan pengikutnya juga sedang didalami atas dugaan kasus penipuan.

Polisi Segera Panggil Marwah Daud Ibrahim Terkait Padepokan Dimas Kanjeng

Terkait hal ini, pihak penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim berencana akan memanggil dan memeriksa semua pihak yang terkait dengan Padepokan Dimas Kanjeng, termasuk Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Marwah Daud Ibrahim.

“Ya semua akan kita periksa. Semua yang menjadi saksi-saksi akan kita periksa,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji kepada wartawan di Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Jumat (30/9/2016).
Polisi Segera Panggil Marwah Daud Ibrahim Terkait Padepokan Dimas Kanjeng

Menurut pengikutnya, Dimas Kanjeng memiliki kesaktian yang dapat mengeluarkan uang dari dalam jubahnya. Karena itu polisi tengah mendalaminya. Untuk sementara, Dimas Kanjeng masih berstatus sebagai saksi dalam kasus penipuan.

Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi diketahui mempunyai ribuan pengikut yang tersebar hingga ke wilayah Sulawesi Selatan.

“Ya nanti termasuk (pengurus Padepokan Dimas Kanjeng) yang di Sulawesi Selatan,” tandasnya.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Ketua PBNU : "Sukseskan Pilkada DKI Tidak Dengan Radikal atau Rasis"

Ketua PBNU : “Sukseskan Pilkada DKI Tidak Dengan Radikal atau Rasis”

Jakarta – Aksi bela Islam yang diprakarsai oleh sejumlah ormas rencananya akan digelar pada Jumat ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis