Home > Ragam Berita > Nasional > Pihak Gereja Jelaskan Kronologi Izin Pendirian GBKP Pasar Minggu

Pihak Gereja Jelaskan Kronologi Izin Pendirian GBKP Pasar Minggu

Jakarta – Pihak Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pasar Minggu mengatakan, pihaknya sudah sejak 2004 mengajukan izin mendirikan bangunan (IMB) rumah ibadah. Namun yang didapat justru IMB rumah kantor atau rukan.

Pihak Gereja Jelaskan Kronologi Izin Pendirian GBKP Pasar Minggu

“Kita sudah mengurus ini, yang keluar dari gubernur rumah kantor, yang kita minta rumah ibadah,” kata Pendeta GBKP Pasar Minggu Penrad Siagian saat diwawancarai awak media di gereja tersebut, Jalan Tanjung Barat No 148 A, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (2/9/2016).

Penrad menambahkan, pihaknya sudah mengurus izin pendirian GBKP Pasar Minggu. Ini sesuai tata cara pendirian rumah ibadah yang diatur dalam Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 dan Nomor 9 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Pendirian Rumah Ibadah.

Persyaratan tersebut antara lain sebagai berikut: mempunyai 90 orang jemaat, serta dukungan warga sekitar gereja paling sedikit 60 orang. Penrad mengklaim pihaknya saat itu mendapat dukungan dari 75 orang warga.

“Harusnya yang datang itu 75 orang. Tapi yang hadir 41 orang. Yang tidak setuju 16 orang, yang menerima 25 orang. Dan dia (lurah Tanjung Barat) membuat bilang itu yang menerima cuma dua puluh lima,” kata Penrad. Seharusnya dia tidak melakukan proses Verifikasi dengan mempertemukan yang setuju dengan yang tidak setuju kemudian ditambah lagi ada aksi aktor luar yang berdemonstrasi. Ini kan proses penekanan psikologis,” lanjut Penrad. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Kartu BPJS Lama Masih Bisa Digunakan

Kartu BPJS Lama Masih Bisa Digunakan

Jakarta – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tidak berbondong-bondong mengganti kartu ...