Home > Ragam Berita > Nasional > Inilah Penilaian Waketum Partai Demokrat Terhadap Agus Harimurti

Inilah Penilaian Waketum Partai Demokrat Terhadap Agus Harimurti

Jakarta – Agus Harimurti Yudhoyono bakal maju dalam Pilgub DKI 2017. Dia pun saat ini sedang ramai dibicarakan di tengah panasnya persaingan antar caon. Nah, wajah rupawan cagub tersebut tampaknya menjadi pembahasan tersendiri di partai demokrat.

Inilah Penilaian Waketum Partai Demokrat Terhadap Agus Harimurti

“Dia memang tampan. Itu anugerah Tuhan. Tapi Agus muncul bukan hanya karena ketampanan melainkan juga dengan prestasi,” kata Waketum Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/10/2016).

Meski belum pernah terjun ke politik, Agus yang merupakan mantan Danyonif Mekanis 203/Arya Kemuning dinilai sudah punya banyak pengalaman. Soal visi, misi, dan program, Demokrat menunggu hingga saatnya untuk disebar.

“Belum waktunya kampanye. Nanti kalau sudah disebar dianggap kampanye. Kita santun ikut aturan. Tidak mungkin parpol usung orang tanpa program dan visi,” ucap anggota DPR ini.

Saat berlari di CFD Minggu ((2/10) kemarin, Agus ditemani sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kehadiran SBY tersebut adalah bentuk dukungannya sebagai Ketum Partai Demokrat yang mengusung Agus-Sylvi.

“Pak SBY turun itu tidak hanya sebagai ayahnya Agus tapi juga ketum,” ujar Nurhayati. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Fahri Hamzah Geram KPK Buka Pajak Rahasia Dirinya dan Fadli Zon

Fahri Hamzah Geram KPK Buka Pajak Rahasia Dirinya dan Fadli Zon

Jakarta – Fahri Hamzah mengaku geram dengan rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ingin memanggilnya ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis