Home > Ragam Berita > Nasional > Jessica Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana Dengan Tuntutan 20 Tahun Penjara

Jessica Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana Dengan Tuntutan 20 Tahun Penjara

Jakarta – Tim jaksa penuntut umum pada kasus pembunuhan kopi bersianida yakin jika terdakwa Jessica Kumala Wongso membunuh Wayan Mirna Salihin dengan motif sakit hati.

Jessica Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana Dengan Tuntutan 20 Tahun Penjara

Di dalam surat tuntutan terhadap Jessica yang dibacakan jaksa pada persidangan kasus kematian Mirna di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2016), jaksa menyebut Jessica telah merencanakan plot pembunuhan terhadap Mirna.

Jessica sakit hati karena Mirna menasihati soal hubungannya dengan mantan pacarnya, Patrick, demikian menurut Jaksa.

“Terdakwa akhirnya putus dengan Patrick dan melatarbelakangi peristiwa hukum dengan polisi Australia. Akumulasi peristiwa ini membuatnya semakin sakit hati ditambah sifat pemarah terdakwa dan merencanakan pembunuhan terhadap Mirna. Dengan motivasi tersebut, penuntut umum menilai, hal tersebut yang membuat terdakwa membalaskan sakit hatinya kepada Mirna,” kata jaksa.

Jaksa menyebut di 2014, hubungan Jessica dengan Patrick mulai renggang. Jessica kerap cemburu apabila ada perempuan yang mendekati Patrick.

Lalu pada tahun 2015, hubungan mereka semakin renggang. Akibat pertengkarannya dengan Patrick, Jessica sempat dirawat di rumah sakit di Australia karena ingin bunuh diri.

Sepanjang tahun 2015, tambah jaksa, kehidupan Jessica semakin tidak stabil. Ia sering bertengkar dengan Patrick dan ingin bunuh diri.

Jaksa berpendapat, Mirna mengetahui masalah dalam hubungan Jessica dan Patrick. Mirna pernah menyebut Patrick sebagai orang yang kasar dan memakai narkoba.

“Buat apa pacaran dengan orang yang tidak baik dan tidak modal,” kata jaksa menirukan perkataan Mirna.

Karena pernyataan Mirna tersebut, menurut jaksa, Jessica marah dan sakit hati. Jessica pun memutuskan komunikasinya dengan Mirna.

Pada kasus pembunuhan ini, Mirna meninggal seusai meminum es kopi vietnam yang dipesan Jessica di Kafe Olivier, Grand Indonesia, 6 Januari 2016.

Jessica menjadi terdakwa dalam kasus pembunuhan ini. Dirinyaa didakwa Pasal 340 KUHP terkait Pembunuhan Berencana. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Program OK Otrip Hanya Bisa Menggunakan Kartu Khusus

Program OK Otrip Hanya Bisa Menggunakan Kartu Khusus

Jakarta – Budi Kaliwono selaku Direktur Utama PT Transjakarta kali ini sudah memberikan pernyataan terkait ...