Home > Ragam Berita > Nasional > Hujan Deras Lumpuhkan Jalan Raya Penghubung Sumedang-Cirebon

Hujan Deras Lumpuhkan Jalan Raya Penghubung Sumedang-Cirebon

Bandung – Hujan Deras mengguyur di kawasan Bugel, Kecamatan Tomo, Sumedang. Akibatnya, beberapa infastruktur terganggu. Yang terparah, jalan raya penghubung Sumedang-Cirebon amblas. Dengan demikian, arus lalu lintas di jalur utama tersebut tersendat.

Hujan Deras Lumpuhkan Jalan Raya Penghubung Sumedang-Cirebon

“Dengan adanya jalan amblas mengakibatkan kemacetan karena tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (6/10/2016).

Dia menuturkan jalan amblas itu terjadi, Kamis sekitar pukul 05.00 WIB, setelah hujan deras mengguyur wilayah Desa Bugel. Menurut dia badan jalan tersebut tidak kuat menahan beban kendaraan yang melintas sehingga terjadi amblas.

“Konstruksi tanah labil dan tidak bisa menahan beban kendaraan sehingga jalan tersebut amblas,” katanya.

Jalan amblas tersebut diperkirakan sepanjang 50 meter dengan kedalaman sekitar 30 centimeter. Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa, hanya mengganggu arus lalu lintas kendaraan dari arah Cirebon menuju Sumedang maupun sebaliknya.

Polisi bersama unsur lain dan masyarakat sekitar berupaya menutup jalan amblas itu dengan material pasir, batu maupun tanah agar dapat dilalui kendaraan.

“Kondisi terakhir jalur sudah lancar karena sudah ditimbun,” kata Yusri. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

MA Potong Masa Hukuman Gayus Tambunan 2 Tahun

MA Potong Masa Hukuman Gayus Tambunan 2 Tahun

Jakarta – Mahkamah Agung (MA) memangkas masa hukuman Gayus Tambunan dari total 31 tahun menjadi ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis