Home > Teknologi > Sains > Inilah Lubang Laut yang Terdalam di Dunia

Inilah Lubang Laut yang Terdalam di Dunia

Tiongkok – Lubang Naga (Dragon Hole), atau Londding, mempunyai kedalaman 987 kaki (300.89 meter), Pemegang rekor kedalaman yang mengalahkan Dean’s Blue Hole di Kepulauan Bahama (kedalaman 663 kaki/202 meter).

Inilah Lubang Laut yang Terdalam di Dunia

Sebagaimana diberitakan National Geographic pada Rabu (5/6/2016), dalam legenda local, Lubang Naga itu disebutkan dalam novel dinasti Ming “Perjalanan Menuju Kebarat”, dimana seekor kera sakti memperoleh tongkat sakti dari kerajaan bawah laut yang dipimpin oleh naga.

Lubang Naga adalah lubang laut sedalam 300 meter di kawasan seputar pulau Xisha di Laut Cina Selatan di Provinsi Hainan. Warga dan Nelayan setempat sudah ratusan tahun menjuluki lubang tersebut sebagai Lubang Naga.

Penelitian dan pengukuran kedalaman secara ilmiah yang dilakukan, menyatahkan bahwa kedalaman lubang itu sekitar 300.89 meter dan diklaim sebagai lubang laut terdalam di dunia.

Para ilmuwan kini terus menelity ekosistem di dalam lubang sedalam 300 meter di dasar laut itu. Lubang Naga di Hainan diharapkan bisa membantu memberikan informasi perubahan lingkungan di Laut Cina Selatan dalam kurun waktu beberapa ribu tahun terakhir.

Para Peneliti cina terus melakukan riset menyangkut aspek hirologi, ekologi, dan topografi kawasan, yang bisa menyuplai data berharga bagi ilmu pengetahuan. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Penjelasan Ilmiah Mengapa Pria Suka Pada Payudara Wanita

Penjelasan Ilmiah Mengapa Pria Suka Pada Payudara Wanita

Jakarta – Payudara wanita telah menjadi bagian yang pasti dilirik setiap pria. Hal ini sangatlah ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis