Home > Ragam Berita > Nasional > Aa Gym Sindir Pihak Yang Merasa Biasa Saja Saat Alquran Diremehkan

Aa Gym Sindir Pihak Yang Merasa Biasa Saja Saat Alquran Diremehkan

Bandung – Viralnya cuplikan pidato kandidat gubernur DKI petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuat geram sejumlah pihak. Tokoh Pimpinan Ponpes Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar pun angkat bicara mengenai peristiwa tersebut.

Aa Gym Sindir Pihak Yang Merasa Biasa Saja Saat Alquran Diremehkan

“Saudara Ahok memberikan statement pernyataan terhadap Alquran dengan perkataan yang tidak pada tempatnya, dengan cara yang tidak pada tempatnya. Ini adalah perbuatan melampaui batas, ini adalah perbuatan tercela, ini adalah perbuatan yang akan menimbulkan konsekuensi dari perkataannya,” tegas Aa Gym, Jumat (7/10/2016).

Aa Gym mengklaim telah mendengar dan menyimaknya beberapa kali tayangan video itu yang akhirnya menyebabkan banyak umat Islam yang terluka. Dia menegaskan, bahwa saudara Ahok sebagai etnis Tionghoa itu bukanlah pilihannya, ini adalah takdir yang menciptakannya. “Sehingga, bukan wilayah kita untuk mengomentari etnis,” katanya.

Kedua, bahwa saudara Ahok beragama non-Islam itu adalah pilihannnya. Dan, setiap orang, berhak memilih apa yang akan dipertanggungjawabkannya di dunia dan akhirat. “Bagi kita umat Islam, tidak ada masalah lakum diinukum wali yadin,” kata Aa Gym.

Namun, Aa Gym melanjutkan, ketika Ahok memberikan statement terhadap Alquran, itu bukan pada tempatnya. Oleh karena itu, sangat bisa dimaklumi jikalau umat Islam merasa tersinggung, terluka oleh perkataan yang melampaui batas ini. Terlebih seorang yang diberikan cobaan jadi pimpinan di jakarta.

“Kepada Umat Islam seluruhnya bahwa takdir adanya kejadian ini adalah ladang untuk beramal dan pencerah pemikiran serta sikap kita. Ini alat ukur apa hati kita tersinggung atau tidak. Kalau kita merasa biasa-biasa saja Alquran diremehkan, maka itu menunjukkan kadar keimanan kita yang masih rendah,” kata Aa Gym.

Aa Gym lalu mencontohkan, andai kata kita tersengat merasa terluka, maka ini kita syukuri bahwa kita masih peduli dan menghormati kalam Allah. Namun pada saat yang sama, kita pun harus menyikapi orang yang melampaui batas tersebut dengan sikap yang ada dalam koridor akhlakul karimah. Agama Islam tidak mengenal kezaliman terhadap siapa pun.

“Karena itu, kita sikapi perbuatan Ahok ini dengan sikap yang tidak melampaui batas. Bahkan menunjukkan bagaimana Islam menyikapi dengan sikap terhormat akhlakul karimah. Sebaiknya kita ingatkan saudara Ahok bahwa perbuatan ini perbuatan yang sangat salah, dianjurkan unutk memohon maaf secara terbuka kepada ummat Islam, diakui dengan jujur dan tidak boleh mengulanginya lagi,” katanya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Inilah Alasan Anas Urbaningrum Batal Jadi Saksi Sidang E-KTP

Inilah Alasan Anas Urbaningrum Batal Jadi Saksi Sidang E-KTP

Jakarta – Beralasan sakit, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaninggrum batal menjadi saksi sidang ...